Pasangan Asal Wales Ini Jelaskan Alasan Masuk Islam Saat Dewasa

gomuslim.co.id – Konversi (pindah) agama merupakan hal biasa di daratan Eropa. Salah satunya seperti kisah Hanan Sandercock, warga Negara Wales yang sudah masuk Islam hampir tiga dekade lalu.

Hanan Sandercock mengaku keputusannya menjadi seorang Muslimah adalah semua hal tentang menemukan keyakinan, komunitas, serta jawaban atas pertanyaan yang diajukannya selama ini.

Sebelum masuk Islam, ia bernama Donna Sandercock. Ia terlahir dari keluarga Kristen. Hanan tiba di Cardiff pada awal 1990-an. Saat itu, ia adalah seorang lulusan sekolah seni muda yang sedang mencari pekerjaan.

“Saya berusia 20-an dan saya pikir saya sedang mencari sesuatu. Saya ingin tahu tentang arti hidup. Saya pergi ke pertemuan Buddhis tetapi itu tidak memberikan efek apa-apa untuk saya,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi Wales Online, Kamis (02/01/2020).

Hanan kemudian  mulai berteman dengan pemuda Muslim seusianya yang bekerja dan bersosialisasi. Saat berteman dengan seorang Muslim, dia mulai tertarik.

“Agama mereka sangat penting bagi mereka. Mereka solid dan memiliki sistem kepercayaan yang tidak saya miliki. Saya akan makan di rumah mereka dan disuguhi makanan terbaik. Mereka benar-benar terbuka dan ramah. Itu yang membuat saya senang dan saya tertarik," katanya.

Pada tahun 1994, Hanan melakukan sebuah perjalanan  ke wilayah Palestina. Di sana ia belajar lebih banyak tentang sejarah Islam dan mempercepat keputusannya.

 

Baca juga:

Kapel di Pedesaan Wales Inggris Ini Akan Berubah Fungsi Jadi Masjid

 

Ia pun bercerita ketika berjalan di wadi, sebuah jurang yang dalam, pada tengah hari yang panas dengan seorang temannya. Mereka tersesat.  

“Tidak ada ponsel saat itu dan kami kehabisan air. Saya berdoa dengan cara yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Saya berdoa jika kami keluar dengan aman, saya akan menjadi seorang Muslim. Itu bukan sesuatu yang saya katakan sebelumnya tetapi saya sadar," ungkapnya.

Saar kembali ke Wales, Hanan pun mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda memeluk agama Islam di depan almarhum Imam Sheikh Said. “Saya merasa lega. Islam menjelaskan banyak hal kepada saya. Semua jawabannya ada di sana,” katanya.

Sekarang, Hanan tinggal bersama suaminya yang bernama John Smith. Suaminya juga telah masuk Islam saat sudah dewasa.

“Saya menjadi bagian dari komunitas yang beragam. Saya tidak ditekan untuk menjadi atau menjadi cara tertentu. Saya memakai abayah. Menjadi Muslim adalah identitas dan saya ingin menunjukkan itu," kata Hanan.

Untuk diketahui, Islam adalah agama terbesar kedua di Wales setelah Kristen. Penduduk Muslim tercatat sekitar 46.000 orang pada 2011.

Sebagian besar Muslim tinggal di Cardiff (23.656 pada 2011, 6,8% dari populasi), tetapi ada juga jumlah yang signifikan di Newport (6.859 pada 2011) dan Swansea (5.415 pada 2011).

Sudah ada komunitas Islam Somalia dan Yaman di Cardiff sejak pertengahan 1800-an, yang didirikan oleh pelaut ke Dermaga Cardiff. (jms/walesonline)

 

Baca juga:

Organisasi Muslimah Inggris Berjuang Ubah Stereotip Islam dari Media


Back to Top