Purwakarta Terapkan Aturan Baru, Tamu Hotel Wajib Tunjukan Kartu Nikah

gomuslim.co.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta menerapkan wajib bagi pemilik hotel memiliki aturan verifikasi kartu nikah kepada pengunjung yang ingin menginap. Hal itu disampaikan saat Pemerintah menerbitkan kartu nikah berbasis informasi dan transaksi (ITE).

Kepala Kemenag Kabupaten Purwakarta, Tedi Ahmad Junaedi mengungkapkan, manfaat dari kartu nikah berbasis ITE untuk memudahkan pasangan suami istri yang hendak menginap di hotel dengan kenyamanan dan keamanan.

“Kartu nikah ini, selain sebagai tanda pengenal suami istri. Juga dapat memberikan kenyamanan saat menginap di hotel ketika berpergian jauh. Selain itu, Kartu Nikah ini juga untuk meminimalisir angka perzinahan di Purwakarta,” ungkap Tedi dalam keterangan tertulis, Ahad (5/1/2020).

 

Baca juga:

Pemilik Hotel Sofyan Terima Penghargaan di Ajang Sustainable Tourism Award (ISTA) 2019

 

Ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi kepada pemilik hotel untuk dapat menerapkan peraturan yang telah ditentukan oleh Pemerintah. Ia meminta pihak hotel dapat selektif dalam menerima tamu. “Akan segera kami sampaikan program pemerintah ini agar berjalan efektif,” katanya.

Jika telah dikoordinasikan pemilik hotel diharapkan memiliki komitmen yang sama tidak memberikan akses kepada pasangan yang tidak dapat menunjukan kartu nikah ITE. "Kalau pasangan mengaku menikah 2020 namun tidak bisa menunjukan kartu nikah ITE, dapat dipastikan mereka bukan pasangan suami istri, jadi diharapkan lebih selektif," pungkasnya. (hmz/ayomedia)

 

Baca juga:

Muslim Travelers, Ini Tiga Pilihan Hotel Syariah di Jepang


Back to Top