ACT Kirim 1.000 Ton Logistik Pangan untuk Masyarakat dan TNI di Natuna

gomuslim.co.id – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengirimkan 1.000 ton logistik pangan berupa beras dan kebutuhan lainnya untuk masyarakat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di Kabupaten Natuna. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pihak yang terlibat agar dapat mempertahankan perairan Natuna yang kini sedang memanas. 

Presiden Global Islamic Philanthropy (GIP) ACT, Ahyuddin mengatakan, bantuan logistik pangan tersebut merupakan bagian dari dukungan masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui ACT untuk membantu mengamankan Natuna. Ia menyebut Natuna sebagai pulau terdepan Indonesia yang harus dijaga agar tidak dicaplok oleh bangsa lain.

"Natuna jadi momentum persatuan Indonesia. Apapun yang terjadi pada Indonesia, menjadi urusan ACT sebagai anak bangsa. Dukungan lain juga disampaikan Masyarakat Indonesia dengan memberikan bantuan yang kita alokasikan kepada logistic pangan. Saya kira bantuan itu penting dalam suasana seperti ini,” ujar Ahyudin dalam konfrensi pers #AksiBelaIndonesia Bersama Jaga Natuna di kantor ACT Menara 165, TB Simatupang Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2020).

Ia menegaskan, selama kondisi masyarakat Natuna dan TNI masih melakukan penjagaan ekstra terhadap laut Natuna, ACT akan terus memberikan bantuan logistik pangan setiap harinya.

 

Baca juga:

ACT Respon Tanggap Darurat Banjir di Jabodetabek

 

“Insya Allah bantuan pangan tidak akan kami hentikan. Apabila 1.000 Ton pangan habis dalam 1 bulan, maka akan kami support lagi, tanpa batas. Demi energi, stamina bagi tantara dan kehidupan bagi masyarakat Natuna,” terangnya.

Sementara itu, Presiden ACT, Ibnu Khajar mengungkapkan, bantuan logistik pangan yang disalurkan antara lain berupa beras, air mineral dan juga dana yang dibelanjakan untuk membeli komoditas di daerah tersebut yang kemudian disalurkan kembali kepada masyrakat dan tantara yang mengamankan perairan.

“Tidak hanya bantuan logistic pangan. Belum lama ini kami memotong 10 ekor sapi yang dipotong-potong dan sudah dibagikan untuk kebutuhan makan sehari-sehari bagi masyarakat, yang sebagian besar adalah nelayan, dan tantara,” katanya.

Ia menyatakan, ACT juga telah menyiapkan 400 ribu relawan yang telah dilatih untuk memiliki fisik kuat dan siap membantu mengatur dan menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat di Natuna.

"Sudah sekitar 100 relawan yang sudah dikerahkan dalam pekan ini dan kami kirim ke Natuna. Semua relawan logistik ini tugasnya me-loading logistik, mengatur dan mendistribusikan di sana," jelasnya.

Ibnu pun mengajak masyarakat Indonesia untuk bersatu membela Indonesia terkait laut Natuna tanpa harus melihat suku, ras, maupun agama. “Melalui #AksiBelaIndonesia kita akan sempurna menjadi negara merdeka dalam kedaulatan dan kedamaian,” imbuhnya.

Ibnu Khajar berharap tidak ada masyarakat yang tinggal di benteng pertahanan Indonesia yang mengalami kelaparan. Ia menegaskan bantuan logistik pangan untuk para tantara yang menjaga dan mengamankan perairan Natuna tidak akan kehabisan.

"Kami tidak mau TNI kita di garda terdepan juga kekurangan bekal. Meskipun saya yakin ada yang mengurusi, tetapi tidak ada salahnya kalau masyarakat juga berpikir untuk membantu logistik buat TNI," pungkasnya. (hmz)

 

Baca juga:

ACT Kirim 10 Ton Beras dengan Rice Truck untuk Warga Desa Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat


Back to Top