Survei CIBEST IPB University: Program Kampung Quran Daqu Dapat Penilaian Sangat Baik

gomuslim.co.id – Sejak 2011, PPPA Daarul Qur’an menyelenggarakan Program Kampung Qur’an. Program ini mendapat penilaian sangat baik dari masyarakat dan tokoh masyarakat dalam aspek proses awal masuknya program pada fase tanggap darurat. Penilaian sangat baik ini dilihat dari kecepatan pemberian bantuan, kecukupan bantuan yang diberikan, ketepatan pemberian bantuan kepada sasaran, keterampilan petugas, dan sikap petugas.

Demikian salah satu bunyi hasil penelitian Analisis Dampak dan Keragaan Program Kampung Qur’an yang dilakukan oleh Pusat Studi Bisnis dan Ekonomi Syariah (CI-BEST) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IPB University.

Lembaga penelitian independen ini menyampaikan hasil penelitiannya yang dilakukan pada akhir 2019 lalu kepada PPPA Daarul Qur’an di kantor pusatnya yang berada di Kawasan CBD Ciledug, Tangerang, Banten, Senin (13/1/2020).

Kepala CI-BEST Lukman Mohammad Baga mengatakan penelitian yang dilakukan selama tiga bulan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana respon kepuasan masyarakat lokal mengenai program rekayasa sosial dengan konsep Kampung Qur’an ini.

Adapun sampel penelitiannya adalah Kampung Qur’an OeUe di NTT, Kampung Qur’an Bobanehena di Jailolo, Kampung Qur’an Rukem di Purworejo, dan Kampung Qur’an Dasan Lekong di Lombok.

 

Baca juga:

Sasar Semua Usia, Kemenag Kota Pekanbaru Luncurkan Program 'Kampung Quran' 

 

“Yang pertama sesuai dengan tujuan kita adalah untuk mendapatkan potret program Kampung Qur’an di beberapa sampel wilayah di OeUe, Jailolo, Lombok, dan Rukem. Kami melihat pelaksanaan program dari persepsi para penerima manfaat mulai dari fase tanggap darurat awal, fase pemulihan, hingga pemberdayaannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, apa yang dilakukan PPPA Daarul Quran lewat program Kampung Qur’an ini dikatakan sangat baik, walaupun ada beberapa catatan perbaikan. Meski begitu, Lukman mengaku takjub program ini mendapatkan apresiasi sangat baik dari masyarakat sekitarnya.

“Apresiasinya sangat baik karena program Kampung Qur'an PPPA Daarul Qur'an ini berkelanjutan pascabencana, ada program pembinaan, pendampingan, segala macam, sehingga orang bisa menilai bahwa ini jauh lebih baik," katanya.

Sementara itu, GM Pendidikan, Kemanusiaan, dan Pemberdayaan Ustadz Sholehuddin menyambut positif hasil temuan penelitian CI-BEST yang berjudul “Analisis Dampak dan Keragaan Program Kampung Qur’an” itu.

Ia bahkan memberikan masukan terhadap penelitian ini agar memiliki hasil yang lebih baik lagi. “Menurut saya sangat bagus sekali. Hasil penelitiannya bisa menjadi bahan evaluasi atas program kita. Tinggal beberapa poin masukan saya, misalnya wilayah tahfidz,” katanya.

Ia melanjutkan, karena sebenarnya pokok daripada Kampung Qur’an itu sebenarnya adalah Alquran itu sendiri. “Karena dari Alquran kita akan membawa masyarakat kepada keagamaan yang bagus. Kita bina Alqurannya dengan program tahfidz, sehingga pelan-pelan nanti akan memberikan dampak positif secara spiritual bagi masyarakat,” paparnya.

Hasil penelitian tersebut, menurutnya, dapat membantu memberi masukan untuk program Kampung Qur’an ke depan. “Hasil penelitiannya positif dan sangat-sangat membantu. Insya Allah kita akan bikin lagi Kampung Qur’an, tapi yang terpenting adalah bagaimana memaksimalkan terlebih dahulu Kampung Qur’an yang sudah ada,” pungkasnya. (Mr/daarulquran)

 

Baca juga:

Ajari Balita Alquran, Pesantren Ini Buka Program Quranic Baby Class


Back to Top