Muhammadiyah Targetkan Eco Masjid Rampung Pertengahan Tahun 

gomuslim.co.id Pembangunan ecomasjid atau masjid ramah lingkungan At Tanwir Muhammadiyah ditargetkan selesai pada akhir Mei 2020. Hal ini disampaikan langsung Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan sekaligus penanggung jawab pembangunan Masjid At Tanwir, Abdul Mu'ti baru-baru ini. 

Ecomasjid sendiri merupakan salah satu amanat dari Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar, Sulawesi Selatan terkait Penghematan Energi dan Energi Terbarukan. "Masjid di PP Muhammadiyah masih dalam proses pembangunan dan diperkirakan selesai bulan Mei pekan keempat," ujarnya Senin (20/01/20).

Menurutnya, dinding masjid ini nantinya bisa berfungsi sebagai layer dan sel surya di atap. Sel surya ini mendukung pemenuhan kebutuhan listrik dengan pengisian daya ke baterai melalui cahaya matahari di siang hari. Masjid itu juga dirancang hemat listrik dengan konstruksi bangunan yang memungkinkan sinar matahari langsung masuk ke dalam ruangan masjid.

 

Baca juga:

Menteri ATR/BPN Siap Bantu Legalisasi Aset Muhammadiyah 

 


"Dindingnya kita buat dengan penerangan yang memadai supaya tidak banyak menyalakan lampu, tetapi cukup dengan cahaya matahari yang bisa masuk ke dalam masjid secara langsung," kata dia.

Selain itu, sambungnya, air bekas wudhu di masjid multifungsi dengan enam lantai tersebut akan digunakan untuk menyiram tanaman dan kloset. "Karena kita perlu memiliki masjid yang lebih representatif. Selain untuk kepentingan kegiatan di PP Muhammadiyah, juga untuk memberi pelayanan bagi masyarakat di sekitar kantor PP Muhammadiyah agar bisa beribadah dengan lebih khusuk dan nyaman," paparnya. 

 

Baca juga:

Relawan Muhammadiyah Berhasil Tembus Kampung Terisolir Akibat Banjir di Bogor



Selain itu, pengetahuan dan kesadaran tentang hidup bersih diperlukan juga. Teknologi pengolahan limbah dan sampah yang memungkinkan umat melakukan daur ulang air dan sampah serta memanfaatkannya secara produktif untuk pertanian, energi terbarukan dan industri kreatif berbasis rumah tangga dan komunitas.

"Pembangunan masjid ramah lingkungan merupakan realisasi keputusan Muktamar tentang penghematan energi dan energi terbarukan serta keputusan PP Muhammadiyah tentang Fikih Air," kata dia.

Sebelumnya, peletakan batu pertama pembangunan masjid ramah lingkungan yang dinamai Masjid At-Tanwir pada Kamis (17/10/19) ini dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Manteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Mr/antara/foto:assajidin)


Back to Top