Raghad Altikriti Terpilih Jadi Presiden Perempuan Pertama Asosiasi Muslim Inggris

gomuslim.co.id - Raghad Altikriti terpilih menjadi presiden baru Dewan Syura Asosiasi Muslim Inggris. Mantan Wakil Presiden dan Kepala Media Asosiasi Muslim Inggris ini menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai presiden asosiasi. Dia telah terlibat aktif dengan Asosiasi Muslim Inggris sejak awal terbentuk.

Pemilihan ini menjadi hari bersejarah mengingat dedikasi Raghad Altikriti sangat luar biasa bagi organisasi. Dia telah lama menjadi inspirasi bagi banyak orang dan terus membuka jalan bagi masyarakat untuk terlibat.

 

Baca juga:

Inilah Presiden Baru Dewan Muslim Prancis

 

"Merupakan suatu kehormatan untuk dipilih sebagai Presiden perempuan pertama di Asosiasi Muslim Inggris, untuk mewakili dan melayani anggota kami di seluruh penjuru negeri,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi 5pillarsuk, Rabu (22/01/20).

Ia berharap dapat bekerja dengan cabang dan semua departemen untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sipil dan terus mendorong untuk perbaikan masyarakat. "Karena negara kita terus menghadapi perpecahan dan ketidakpercayaan yang meningkat, saya berharap bahwa dengan kepemimpinan baru ini kita dapat membawa dan memajukan kesatuan yang berkelanjutan dan saling pengertian,” katanya.

Dia menambahkan meskipun ia bangga dengan momen ini, namun ada begitu banyak pekerjaan yang perlu dilakukan. "Kami berharap ini akan membuka jalan untuk mendukung lebih banyak partisipasi wanita dan menjembatani perbedaan gender di berbagai tingkatan, mengakui bahwa tahun-tahun mendatang akan menentukan tantangannya bagi Muslim Inggris," tuturnya.

 

Baca juga:

Dua Muslimah Keturunan Somalia Ini Terpilih Jadi Anggota Dewan di AS

 

"Saya akan terus memastikan bahwa kami berhasil merayakan dan meningkatkan kontribusi Muslim Inggris di seluruh negeri untuk masyarakat sipil dan seterusnya," sambungnya

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memastikan agar mereka berhasil meningkatkan kontribusi Muslim Inggris di seluruh negeri untuk masyarakat sipil dan lainnya. Asosiasi ini mengatakan, bahwa pemilihan bersejarah dan dedikasi yang luar biasa bagi organisasi telah lama menjadi inspirasi bagi banyak orang dan terus membuka jalan bagi banyak orang untuk terlibat.

Asosiasi Muslim Inggris didirikan pada 1997 dengan tujuan mendorong umat Islam untuk berpartisipasi secara proaktif dalam masyarakat Inggris. Di samping, agar lembaga ini berfungsi secara positif untuk menjadikan warga negara yang berhasil di Inggris.

Ia akan bekerjasama dengan semua orang untuk mengatasi masalah yang kompleks yang dihadapi masyarakat, seperti meningkatnya kejahatan dan banyak yang di penjara, putus sekolah, maraknya rasisme, meningkatnya kebencian anti-Islam (Islamophobia), kecanduan narkoba, kekerasan dan semakin terputusnya hubungan pemuda dari masyarakat. (Mr/ 5pillarsuk)


Back to Top