DPR RI Minta Pemerintah Tanggung Biaya Visa Baru Haji 2020

gomuslim.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang dipimpin Wakil Ketua, Azis Syamsuddin, bertemu dengan Menteri Haji & Umrah Kerajaan Arab Saudi, Muhammad Saleh Bin Taher Benten. Pertemuan tersebut membahas tentang penambahan kuota, biaya visa dan pelayanan haji lainnya. Azis berharap agar kuota jemaah haji untuk Indonesia ditambah menjadi 250.000. 

Terkait kenaikan visa baru haji 2020, Panitia Kerja (Panja) Haji 2020 Komisi VIII DPR, meminta agar beban biaya visa jemaah haji 2020 ditanggung pemerintah sepenuhnya. Biaya visa agar tidak dibebankan ke jemaah namun diambil dari pemanfaatan dana umat.

 

Baca juga:

Kemenag dan DPR Upayakan Biaya Haji 2020 Tidak Naik

 

“Soal visa ini menjadi salah satu poin penting yang kami perjuangkan agar beban jemaah bisa lebih ringan lagi,” kata Anggota Panja Haji Muhammad Fauzi,  Jumat (24/1/2020) WIB

Sebelumnya, perintah Arab Saudi sudah memutuskan jamaah haji akan dikenakan biaya visa baru sebesar 300 riyal atau Rp1,136 juta Rombongan DPR RI juga melakukan kunjungan meninjau sejumlah persiapan penyelengggara haji. Misalnya, kesiapan transportasi pemondokan dan catering jemaah. (Mr/rakyatku/senayan)

 

Baca juga:

Arab Saudi Umumkan Biaya Visa Baru untuk Haji 2020


Back to Top