HDC Siap Promosikan 700 Profesional Malaysia untuk Industri Halal Global

gomuslim.co.id - Perusahaan Pengembangan Halal Bhd (HDC) berencana untuk mempromosikan hingga 700 profesional Malaysia di pasar internasional guna memenuhi permintaan yang kuat dari para ahli dengan pengalaman di sektor halal.

CEO HDC, Hairol Ariffein Sahari mengatakan, para ahli akan dibutuhkan untuk operasi halal perusahaan serta pertukaran teknologi dengan empat negara, yakni Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan China.

“Negara-negara ini adalah mayoritas non-Muslim dan pengetahuan mereka tentang halal terbatas. Oleh karena itu, untuk memenuhi persyaratan terkait produk dan layanan bersertifikat halal, mereka mungkin membutuhkan bantuan ahli dari Malaysia," katanya seperti dilansir dari publikasiHalaltimes, Senin (27/1/2020).

 

Baca juga: 

Bantu UKM, Alliance Islamic Bank Luncurkan Program Halal-In-One

Hairol mengungkapkan, setiap tahun ada sekitar 50.000 lulusan lokal dalam kursus terkait halal, dan sekitar 10.000 tenaga pengetahuan halal bersertifikat bekerja di industri halal.

Pada catatan lain, ia pun mengatakan bahwa HDC tetap optimis untuk mencapai target ekspor RM50b tahun ini dibandingkan dengan RM41 miliar tahun lalu.

Ia menambahkan, langkah untuk memperkenalkan para profesional Malaysia ke pasar luar negeri tersebut dinilai akan bisa meningkatkan ekspor sekitar RM2b serta menarik hingga RM2b dalam investasi asing langsung.

“Karena untuk masuk ke industri halal, perusahaan perlu mengimpor bahan baku atau bahan lainnya karena kurangnya bahan halal di negara masing-masing,” imbuhnya.

Untuk itu, HDC  pun akan siap untuk memfasilitasi lebih dari 5.000 perusahaan dalam kepatuhan halal tahun ini.  "Saat ini, ada 8.500 perusahaan bersertifikat halal dan kami ingin memfasilitasi lebih banyak perusahaan untuk menciptakan peluang tambahan bagi komunitas ekosistem halal Malaysia," pungkasnya. (mga/Halaltimes)

 

Baca juga: 

Taiwan Poles Destinasi Wisata Jadi Ramah Muslim


Back to Top