Wabah Virus Corona, Masjid Putra Malaysia Tutup Akses untuk Pengunjung Non Muslim

gomuslim.co.id – Masjid Putra yang berada di Malaysia memutuskan untuk menutup akses kunjungan kepada wisatawan non Muslim. Hal itu dilakukan untuk mencegah wabah virus corona (2019-nCoV) yang kini menjadi perhatian sejumlah Negara.

Seorang juru bicara Masjid Putra Malaysia mengatakan penutupan telah berlaku efektif sampai waktu yang tidak ada batas ditentukan. Untuk saat ini, masjid hanya dibuka bagi pengunjung Muslim untuk ibadah salat saja.

“Masjid Putra memang menjadi salah satu destinasi wisata. Pengunjung non-Muslim masih bisa mengambil gambar, tetapi hanya ke depan gerbang masjid (sebelum pos kontrol masjid),” katanya seperti dilansir dari publikasi Bernama, Senin (27/1/2020).

Data survei menemukan ribuan pengunjung membanjiri Masjid Masjid Putra dan Dataran Putra di sekitarnya untuk bersantai dan berfoto bersama dengan liburan Tahun Baru Imlek.

Di pos kontrol masjid, terlihat bahwa beberapa petugas sedang sibuk memberi tahu pengunjung non-Muslim tentang larangan tersebut dan mereka terlihat mengikuti instruksi. Hingga saat ini, empat kasus virus corona telah dikonfirmasi di negara tersebut, yang semuanya adalah wisatawan asal Tiongkok.

 

Baca juga:

Taiwan Poles Destinasi Wisata Jadi Ramah Muslim

 

Sebelumnya, sejumlah masjid di Malaysia diserukan untuk melakukan Salat Hajat. Seperti yang sudah dilakukan umat Islam di masjid di Johor dan Trengganu. Ibadah dilakukan untuk mengharapkan perlindungan dari Allah SWT dari serangan virus 2019-nCoV, yang awalnya ditemukan di Wuhan, China.

"Masyarakat juga disarankan berdoa pada Allah SWT mohon perlindungan dari segala epidemi dan kasus infeksi, misal flu dan virus corona. Jika memungkinkan, doa tersebut bisa diulang tiga kali usai Salat Maghrib," kata direktur Johor Islamic Religious Department (JAINJ), Malaysia, Datuk Md Rofiki Shamsudin.

Sementara itu di Trengganu, penyelenggaraan Salat Hajat untuk tujuan serupa akan dilakukan di masjid setempat usai Salat Maghrib hari ini, Senin (27/1/2020).

Menteri Besar Trengganu, Malaysia, Datuk Seri Dr Ahmad Samsuri Mokhtar juga menyarankan warga melakukan upaya pencegahan dan bertindak waspada. Usaha pencegahan meliputi menjaga kebersihan dan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi virus corona. "Semoga Allah SWT melindungi kita semua," kata Dr Ahmad.

Terkait kasus virus corona atau corona virus, Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail mengadakan pertemuan dengan pejabat terkait yang membahas penyakit tersebut. Pertemuan tersebut dihadiri Menteri Kesehatan Malaysia Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad, Menteri Komunikasi dan Multimedia Gobind Singh Deo, Menteri Luar Negeri Datuk Saifuddin Abdullah. (hmz/bernama/dbs)

 

Baca juga:

Buka Seleksi Calon Mahasiswa S1 Timur Tengah, Kemenag Utamakan Lulusan MA dan Pesantren


Back to Top