Quraish Shihab Terima Penghargaan dari Pemerintah Mesir

gomuslim.co.id - Prof. Dr. M. Quraish Shihab secara resmi menerima penghargaan berupa Bintang Tanda Kehormatan Tingkat Pertama Bidang Ilmu Pengetahuan dan Seni dari Pemerintah Mesir. Penghargaan ini diberikan saat Quraish Shihab menghadiri pembukaan Konferensi Internasional tentang Pembaharuan Pemikiran Islam yang diselenggarakan oleh Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, Senin (27/02/20).

Penghargaan untuk Pendiri Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) tersebut diberikan langsung oleh Perdana Menteri Mesir, Musthafa Madbouli, yang mewakili Presiden Abdul Fattah al-Sisi.

 

Baca juga:

Prof Quraish Shihab: Emosi Keagamaan Harusnya Diarahkan untuk Lahirkan Cinta

 

Direktur PSQ, Muchlis M. Hanafi menyatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Mesir dan Al-Azhar al-Syarif terhadap pemikiran dan sikap keislaman yang tumbuh di Indonesia, terutama dari Quraish Shihab.

"Semoga penghargaan tersebut dapat memotivasi kita untuk menghadirkan Islam yang moderat dan toleran, dengan melakukan pembaharuan di bidang pemikiran yang berlandaskan Al-Quran dan Sunnah," kata Muchlis Selasa (28/1/2020).

Bintang Tanda Kehormatan Tingkat Pertama Bidang Ilmu Pengetahuan dan Seni adalah penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Mesir kepada ulama dan cendekiawan muslim, dari dalam maupun luar negara tersebut, yang berjasa dalam pembaharuan pemikiran Islam dan menyebarkan pemahaman Islam yang moderat dan toleran.

 

Baca juga:

Begini Penjelasan Prof Quraish Shihab Soal Haji Mabrur

 

Selain Quraish Shihab, sejumlah tokoh ulama lain juga menerima penghargaan yang sama. Para tokoh ulama tersebut adalah:

1. (Alm) Syeikh Muhammad Mustafa al-Maraghi (1881-1945), Grand Syeikh al-Azhar ke-8, yang dikenal sebagai tokoh pembaharu pada masanya.

2. (Alm) Syeikh Musthofa Abdul Raziq (1885-1947), Grand Syeikh Al-Azhar ke-10. Dia ulama dan tokoh pembaharu filsafat Islam di era modern.

3. (Alm) Syeikh Mahmoud Syaltut (1893-1963), Grand Syeikh Al-Azhar pertama yang memperoleh gelar al-Imam al-Akbar, tokoh pembaharu dan perintis dialog antar-madzhab (Sunni-Syiah). Pada masanya, Universitas Al-Azhar membuka fakultas-fakultas umum.

4. Prof. Dr. Mahmoud Hamdi Zaqzouq, Anggota Dewan Ulama Senior Al-Azhar.

5. Prof. Dr. Nasr Farid Washil, Anggota Dewan Ulama Senior Al-Azhar.

6. Syeikh Muhammad Husein, Mufti al-Quds Palestina.

7. Syeikh Dr. Abdul Lathif Abdul Aziz Al Syeikh, Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Arab Saudi.

8. Syeikh Dr. Sulthan al-Rumaitsi, Sekjen Majelis Hukama al-Muslimin, Uni Emirat Arab.

Prof Quraish Shihab adalah sosok ulama ahli di bidang Tafsir Al-Qur'an. Tak sedikit  karya-karya ilmiah yang telah ia torehkan, seperti Tafsir Al-Misbah yang berjumlah 15 jilid, Membumikan Al-Qur'an, Wawasan Al-Qur'an, dan sebagainya. Selain menulis buku, upaya lain Menteri Agama Kabinet Pembangunan VII itu dalam 'membumikan' Al-Qur'an adalah dengan mendirikan Pusat Studi Al-Quran (PSQ) pada 2004 silam. (Mr/tirto)


Back to Top