Ini Guru Muslim Pertama di Universitas Windsor Kanada

gomuslim.co.id - Umat Muslim di Amerika Utara telah menggunakan model kapelan sebagai sarana untuk memberikan panduan berbasis agama dalam konteks kelembagaan. Di berbagai universitas dan kampus, para guru Muslim sering menawarkan dukungan dan bimbingan spiritual kepada Muslim maupun non-Muslim.

Dilansir dari Aboutislam, Selasa (11/2/20), dalam beberapa tahun terakhir, para guru telah bertindak sebagai pemimpin intra-institusional yang bekerja memberi pemahaman antaragama dan keterlibatan masyarakat yang lebih besar.

 

Baca juga:

Sepuluh Muslim Ini Jadi Pejabat Penting di Amerika Serikat

 

Saat ini, kapelan Muslim di Barat telah beralih dari dakwah dan fokus pada dukungan dan pendalaman agama, menurut Asosiasi Muslim Chaplains, sebuah organisasi profesional yang dimulai pada 2011.

Sebagai reaksi terhadap meningkatnya kebutuhan akan mahasiswa Muslim, Muslim Chaplaincy telah dibuka baru-baru ini di Universitas Windsor.

Muslim Chaplaincy yang baru akan menawarkan layanan konseling dan pendidikan berbasis agama kepada siswa. Fasilitas ini datang setelah tiga tahun kampanye yang dilakukan oleh Asosiasi Pelajar Muslim.

 

Baca juga:

Ini Muslim Pertama yang Jabat Kepala Kepolisian di Amerika Serikat

 

“Melihat permintaan besar untuk siswa Muslim, khususnya, kami benar-benar ingin menawarkan semacam layanan konseling di mana orang dapat bertemu dengan guru yang memahami nilai-nilai mereka, lensa budaya mereka yang dapat memberikan dukungan mental, dukungan emosional, dan dukungan intelektual,” Kata koordinator, Shaymaa Zantout.

"Bagi banyak siswa kadang-kadang Chaplain adalah titik kontak pertama untuk permbaikan kesehatan mental," sambungnya.

Mulai bulan ini, Imam Yousef akan menjadi guru pertama, yang menawarkan jam kerja mingguan, konseling, dan pendalaman agama. (Mr/aboutislam)


Back to Top