Keinginan Gadis Penderita Diabetes Bangun Masjid di Uganda Segera Terwujud

gomuslim.co.id – Yayasan 'Make a Wish' Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan akan mengabulkan permintaan ke-4.000 dari masyarakat. Keinginan itu diberikan kepada gadis Emirat bernama Rawdha yang menderita diabetes tipe satu. Harapan gadis berusia 15 tahun itu adalah membangun masjid di Negara miskin, Uganda, dan diberi nama almarhum Sheikh Zayed Al Nayhan, pendiri UEA.

Rencananya, keinginan Rawda akan terwujud awal pekan ini ketika yayasan tersebut bekerja sama dengan Badan Kemanusiaan dan Amal, Mohammed bin Rashid Al Maktoum yang mengumumkan bahwa masjid tersebut telah dibangun di Republik Uganda. Seperti permintaan Rawda, masjid tersebut mampu menampung 450 jamaah pria dan wanita, dan diberi nama Masjid Sheikh Zayed.  

CEO Yayasan "Make a Wish" UEA, Hani Al Zubaidi, menyatakan kebanggaannya bahwa harapan ke-4000 ini termasuk dalam tindakan kemanusiaan.  "Keinginan Rawda mewujudkan buah dari cinta yang baik dan lembut dari Syekh Zayed. Semoga jiwanya beristirahat di perdamaian dan kebaikan ditanamkan dalam warga UEA," ujar Hani Al Zubaidi dilansir dari publikasi Gulfnews, Rabu (12/2/2020). 

 

Baca juga:

Uni Emirat Arab Umumkan Investasi untuk Membangun Afrika

 

Hani mengungkapkan, apa yang mereka lakukan merupakan sebagian kecil dari peran utama UEA dalam bidang pekerjaan kemanusiaan di tingkat Arab dan Internasional.

Penghargaan pun diberikan organisasi kepada individu dan institusi yang dengan murah hati bersedia mendukung kampanye donasi Yayasan dan mengumpulkan dana untuk membangun masjid. 

Sementara itu, Ayahanda Rawda pun menyampaikan apresiasinya kepada yayasan. Ia percaya bahwa kemurahan hati putrinya diilhami oleh kepemimpinan bijak pendiri UEA yang telah menetapkan teladan bagi generasi muda dengan upaya kemanusiaan dan amal mereka yang hebat. 

Keinginan putrinya juga menjadi bukti bahwa ingatan akan Sheikh Zayed berlaku di hati para pemuda, dan mereka mewujudkan semangatnya untuk mempromosikan filantropi. 

"Kami senang bahwa (UEA mendorong) hati yang putih dan merayakan perasaan cinta untuk kebaikan dan memberi.  Hati yang terus mendukung Yayasan untuk mencapai tujuan kemanusiaan yang mulia, dan menyebarkan tindakan kebaikan di dalam dan di luar negeri, berkontribusi untuk membawa kebahagiaan dan kegembiraan ke hati anak-anak yang sakit, dan mengembalikan harapan pada hati anak-anak dan keluarga mereka," pungkas Hani Al Zubaidi. (mga/GulfNews)

 

Baca juga:

Menteri UEA: Negara Muslim Perlu Berinovasi dan Kembangkan Teknologi


Back to Top