Begini Kisah Mantan Ketua Geng Motor yang Masuk Islam di Balik Jeruji Besi 

gomuslim.co.id - Sebagai manusia biasa, memang tidak akan pernah tahu hidayah bisa turun dengan cara apa dan untuk siapa. Hanya Allah SWT lah, Yang Maha Tahu dan Sang Maha Pemberi Hidayah. Hal ini juga berlaku pada seorang Kristen pemakai obat-obatan asal Australia bernama Robbie Maestracci yang mendapat hidayah dan kini telah memeluk Islam. Kini, ia sudah meninggalkan dunia obat-obatan dan kehidupan kriminal.

"Saya mengikrarkan syahadat, pernyataan keimanan, pada malam itu, dan semuanya berubah. Saya tak lagi punya hasrat untuk menggunakan narkoba, dan saya telah bersih selama 5 tahun. Islam mengubah seluruh jalan hidup saya. Islam memberi cara, aturan dan jalan bagi saya untuk mencapai tujuan yang saya tetapkan setahun sebelum menjadi mualaf. Yaitu untuk berjuang menjadi pribadi terbaik dari diri saya. Islam menyelamatkan saya dari kehidupan kriminal," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Daily Mail, Sabtu (15/02/20).

 

Baca juga:

Ini Tiga Alasan Diplomat Jerman Mantap Peluk Islam

 

Mantan anggota geng motor besar (biker), Robbie Maestracci, tidak seperti tipikal Muslim pada umumnya. Leher, lengan, dan termasuk kepalanya yang gundul dipenuhi oleh tato. Berperawakan besar, Maestracci juga tampil dengan janggut yang lebat.

Penampilannya memang lebih mencerminkan bak seorang preman. Namun, Maestracci telah memeluk Islam saat ia mendekam di balik jeruji besi pada lima tahun yang lalu. Langkahnya menjadi mualaf itulah yang juga membuatnya menciptakan persahabatan dengan seorang pemimpin Muslim.

Maestracci mengatakan, bahwa komunitas telah memberinya kesempatan kedua. Di The Mosque Next Door SBS, Australia, mantan biker ini membuka persahabatan dengan Imam Uzair, yang mengelola Masjid Holland Park di Brisbane, Australia.

"Saya punya sejarah kriminal, saya telah dikurung di penjara. Saya merasa sangat terberkati karena saya bekerja di komunitas kami di sini, jika komunitas kami tidak terbuka terhadap saya, kemana saya akan bekerja?" terang Maestracci

Sejak meninggalkan penjara, Maestracci mendirikan sebuah program dukungan bagi umat Islam lainnya yang ada di tahanan penjara. Kini, program tersebut bernama Pekerja Pemuda Dewan Islam.

Menurut dokumenter tersebut, terdapat sekitar 100 tahanan Muslim di penjara Queensland. Banyak di antaranya yang Maestracci bantu melalui program imam atau penceramah di penjara.

Dua tahun setelah Maestracci masuk Islam, dia sempat ditangkap dalam serangan anti-teror. Sebelum akhirnya dakwaan terhadapnya ditarik karena kurangnya bukti.

 

Baca juga:

Begini Kisah Seniman India yang Jadi Mualaf dan Belajar Kaligrafi

 

Dia mengklaim, bahwa dia terperangkap dalam penggeberekan tersebut karena dia memiliki catatan kriminal. Ia berbicara dampak dari penangkapan itu secara keliru telah menuduhkan serangan teror tercatat dalam hidupnya. Mantan bikie ini mengatakan, bahwa satu-satunya tempat untuk menemukan Muslim yang berakhlak baik adalah di sebuah masjid.

Selain Maestracci, ada pula tahanan lainnya yang hijrah kepada Islam. Seorang tahanan berusia 21 tahun, Jesse, juga masuk Islam di balik jeruji besi. Baru-baru ini, ia telah mengganti namanya menjadi Jihad. Langkah Jihad untuk masuk Islam rupanya telah membawanya menghindari barang haram narkoba. "Saya berhenti menggunakan narkoba pada hari saya menjadi Muslim," katanya. (Mr/laduni/dailymail)


Back to Top