Pakistan dan Turki Rumuskan Penyeragaman Standar Halal Global

gomuslim.co.id – Belum lama ini, Badan Akreditasi Halal Turki dan Dewan Akreditasi Nasional Pakistan (PNAC) menandatangani Momerandum of Understanding (MoU) yang akan menjadi bukti katalis untuk mengembangkan standar seragam barang-barang halal di dua negara tersebut guna mengikuti standar internasional.

Juru Bicara Kementerian Sains dan Teknologi, Dr Tariq Masood menginformasikan bahwa perjanjian ini sangat penting karena akan membantu membangun kapasitas para ahli di Pakistan dalam mengembangkan standar seragam untuk barang-barang halal termasuk daging, makanan, gaun, dan kosmetik, dan lain sebagainya.

“Karena Turki adalah negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan juga memiliki hubungan dengan Uni Eropa. Negara tersebut mengikuti praktik terbaik dalam sertifikasi halal dan dapat berbagi keahliannya dengan Pakistan dengan cara yang lebih baik,” ujar Dr Tariq Masood seperti dilansir dari publikasi Halal Times, Selasa (18/2/2020).

 

Baca juga:

Erdogan Jadi Pemimpin Muslim Terpopuler di Dunia

 

Ia pun menjelaskan, PNAC sendiri adalah departemen yang bekerja di bawah Kementerian Sains dan Teknologi dan diberi mandat untuk mengembangkan standar halal di negara ini.

"Mengembangkan standar seragam barang-barang halal yang dapat diterima untuk semua orang di negara itu sangat diperlukan untuk mencegah tren berbagai standar yang dipraktikkan di negara ini," jelasnya.

Menurutnya, MoU ini akan memungkinkan Pakistan dan Turki untuk berbagi pengalaman mereka di bidang ini dan saling membantu melalui mengadakan seminar bersama, konferensi, dan program pelatihan, katanya.

Ia juga mengatakan bahwa dari total tiga MoU yang telah ditandatangani antara Pakistan dan Turki di bidang sains dan teknologi belum lama ini juga mendapat kunjungan dari Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Selain MoU antara PNAC dan Badan Akreditasi Halal Turki, MoU lainnya ditandatangani antara Lembaga Standar Turki dan Standar Pakistan dan Otoritas Pengendalian Mutu serta antara Industri Dirgantara Turki dan Universitas Sains dan Teknologi Nasional untuk mempromosikan kerja sama di berbagai sektor. (mga/HalalTimes)

 

Baca juga:

PM Pakistan Ajak Pemimpin Muslim Jelaskan Islam Sebenarnya


Back to Top