Sungguh Mulia, Imam Masjid London Ini Maafkan Pelaku Penusukan

gomuslim.co.id - Rafaat Maglad (70) Imam masjid yang terluka dalam serangan di Masjid London bisa tersenyum kembali dan mengatakan tidak ada yang bisa menghentikannya dari salat. Kemarin, seorang pria menyerang Masjid di Regent Park di Pusat London dan menikam seorang imam masjid berusia 70 tahun.

 

Baca juga:

Muslim Jerman Minta Perlindungan Lebih Setelah 'Penangkapan Pelaku Teror’

 

Dilansir dari The Islamic Information, Sabtu (22/2/20), Raafat Maglad, yang berusia 70 tahun memimpin Sholat di masjid, ia diserang ketika ia memimpin salat ashar pukul 3 sore.

20 jamaah bergegas dan mengamankan pelaku penyerangan, untungnya polisi tiba di lokasi pada waktu yang tepat. Tersangka berkulit putih, berusia 29 tahun dan didakwa melakukan percobaan pembunuhan.

Raafat Maglad kemudian dibawa ke rumah sakit di mana ia dirawat dengan luka tusuk di lehernya dan bersyukur masih bisa diselamatkan. “Ketika saya di sujud, saya merasakan seseorang memukul kepala saya dengan batu bata. Itu mengerikan, terlalu banyak darah. Semua orang menghentikannya dan segera memanggil ambulans," tuturnya. 

Maafkan Pelaku Penusukan

Dalam berita terbaru, telah dikonfirmasi bahwa dia telah memaafkan orang yang menyerangnya di masjid. Dia memaafkan penyerang untuk menunjukkan kepadanya bahwa orang-orang Muslim itu rendah hati dan penuh dengan toleransi, kedamaian, dan kepercayaan paling tinggi terhadap persaudaraan.

 

Baca juga:

Ini Kata Sekjen PBB terkait Fenomena Islamofobia di Seluruh Dunia

 

Video lain menunjukkan Imam tersenyum kembali di rumah sakit setelah dokter menyatakan dia baik-baik saja. Tapi Tuan Maglad masih belum pulih dari cedera tusuk.

Gerakan ini dipuji oleh komunitas di seluruh dunia, dan Muslim di seluruh dunia menunjukkan dukungan mereka kepada Masjid dan Maglad. Dia masih belum pulih dari lukanya dan harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin.

Sementara itu, penyerang harus melalui proses pengadilan di mana ia tahan sesuai dengan kasus yang dihadapinya. (Mr/theislamicinformation)


Back to Top