Pria Ini Masuk Islam Setelah Baca Biografi Nabi Muhammad SAW

gomuslim.co.id - Yusuf Derbyshire, pria asal Inggris memutuskan memeluk agama Islam setelah membaca buku biografi Nabi Muhammad SAW. Sebelum menjadi Muslim, Yusuf seperti pemuda pada umumnya sebagai “pemuda khas Inggris” yang biasa pergi minum pada Sabtu malam, dan hal-hal semacam itu.

Dilansir dari Aboutislam, Ahad (23/2/20), sekitar lima tahun yang lalu, dia berencana berlibur ke Yunani. Saat akan pergi ke bandara, dia membawa buku yang dikemas dalam ransel. Dia pun membacanya di sisi kolam renang dan biasanya tidak banyak buku yang dibawanya.

"Saya pergi ke WHSmith dan membeli buku bagus yang bisa saya baca, saya tidak dapat menemukan apa pun. Ketika berbalik, tak sengaja ransel menentuh rak buku dan semua buku terjatuh," ungkapnya.

 

Baca juga:

Aktor Terkenal Hollywood Ini Ikuti Pola Hidup Sehat Ala Nabi Muhammad SAW

 

Karena panik, satu buku yang diambilnya itu ditulis oleh seorang penulis barat, bernama Barnaby Rogerson. Ia menulis sebuah buku berjudul 'Biografi: Nabi Muhammad'.

"Saya membaca halaman pertama tentang Nabi Muhammad dan itu terlihat menarik. Dan saya membaca halaman kedua, lalu saya membelinya dan membawanya saat berlibur. Saya membaca buku itu, dan saya berpikir, 'Ya saya ingin belajar lebih banyak' (tentang Islam). Jadi saya kembali, dan saya mulai pergi ke masjid setempat, dan saya berbicara dengan mereka dan saya berkata saya ingin belajar lebih banyak," tuturnya.

Dan Imam berkata: "Yah, sejujurnya, cara terbaik untuk memahami Islam adalah menjadi seorang Muslim."

"Saya tidak berpikir dua kali tentang itu, saya menucapkan dua kalimat syahadat di sana dan kemudian," ucapnya.

Terkait Hamzah, Paman Nabi Muhammad SAW

Sebagai seorang mualaf, Yusuf mengikuti jejak seorang sahabat nabi karena semua sahabat nabi adalah mualaf.

Hamzah paman nabi, sebelum memeluk Islam, ia menjalani hidup dengan minum-minuman keras dan kehidupan yang keras pula. "Saya banyak belajar dari kisah Hamzah ini. Jadi ketika saya pergi haji, saya ingin pergi ke tempat perang Uhud untuk melihat di mana dia meninggal. Jadi saya pergi ke kuburan, lalu turun dari bus," katanya.

"Saat saya berjalan menyeberang, rasanya seperti saya berjalan melalui ketenangan. Saya merasa sangat emosional, dan air mata mengalir di wajah saya, dan saya tidak bisa menghentikannya, dan saya tidak tahu mengapa. Jadi saya terus berjalan, dan ketika saya turun dari tanah berpasir ini ke daerah beraspal kecil, semuanya berlalu, dan saya pikir itu aneh. Saya pergi ke kuburan," ungkapnya.

Saya berdoa kepada para syuhada dan Hamzah. Dan berjalan kembali ke bus ketika saya berkata, "Sudah waktunya untuk pergi", dan ketika saya berjalan melintasi bidang tanah itu terjadi lagi, hanya menangis.

Seseorang bertanya kepada saya, “Ada apa?” dan saya katakan kepadanya, kepada orang yang ada di sebelah saya. Dia berkata, "Ketika Nabi Muhammad mengetahui apa yang terjadi pada pamannya, dia menangis, dan hanya menangis dan menangis."

Dan saya berkata, "Mungkin dia meninggalkan sesuatu di sana untuk seseorang yang ingin menemukannya," dan saya merasakannya di sini, di dada saya, untuk Hamzah dan itu mengenai saya sepenuhnya.

Beri Nama Anak, Safiyyah

Ketika sampai di rumah, saya berkata - dan istri saya sedang hamil saat itu - "Jika kami memiliki seorang putra saya ingin memanggilnya Hamza," dan kami memiliki seorang gadis kecil.

Sebelum saya pergi menemui ibu saya, saya pergi ke internet untuk melihat apakah ada hubungan perempuan Hamza untuk memberinya nama kedua, dan saya tidak bisa menemukan apa pun.

 

Baca juga:

Artefak Rasulullah SAW Dipamerkan Di Museum Banten 

 

Istri saya berkata "Tanyakan ibumu". Jadi aku bertanya ibuku dan ibuku pergi. Beberapa hari kemudian, dia berkata dia pergi melalui internet dan menemukan tiga nama untuk kita.

Yang paling kami sukai adalah Safiyya. Jadi kami berpikir "Baiklah kalau begitu, kami akan memberinya nama Safiyya". 

Beberapa bulan setelah kami melakukan itu, saya merasa sangat tertekan dan frustrasi. Saya mendapat buku dan saya baru saja membukanya untuk membaca dan melihat apa yang ada di sana. Saya membaca tentang akibat Uhud. Itu baru saja dibuka di sana, dan itu berbicara tentang mereka yang akan mengkafani para syuhada Muslim dan menguburkan mereka.

Kemudian buku itu mulai berbicara tentang saudara perempuan Hamzah, datang dengan dua potong kain. Dan saudara perempuan Hamza dipanggil Safiyya!. (Mr/Aboutislam)


Back to Top