Baru 3 Tahun, Bocah Muslim Ini Jadi Anggota Termuda Komunitas Ber-IQ Tinggi

gomuslim.co.id - Seorang bocah Muslim Malaysia berhasil bergabung dengan Mensa, sebuah organisasi dan komunitas untuk orang-orang yang mempunyai IQ tinggi. Meski usianya terbilang belia, bocah ini mendapatkan penghargaan dan membuat komunitas Muslim di seluruh dunia bangga padanya.

Dilansir dari mvslimfeed, Senin (24/2/20), Muhammad Haryz Nadzim, seorang bocah laki-laki Malaysia berusia 3 tahun yang tinggal di AS telah menjadi anggota termuda yang bergabung dengan Mensa.

Perlu diketahui, Messa adalah organisasi untuk orang-orang yang mempunyai IQ tinggi. Syarat satu-satunya untuk menjadi anggota Mensa adalah calon anggota mesti berada di 2% peringkat teratas dalam ujian kepandaian yang telah disetujui.

 

Baca juga:

Masya Allah, Siswi Muslim Asal Iran Ini Punya IQ Kalahkan Albert Einstein dan Stephen Hawking

 

Sang ibu, Nur Anira Asyikin, mengatakan bahwa, Muhammad Haryz Nadzim diundang untuk bergabung dengan Mensa setelah bertemu dengan seorang psikolog. "Haryz mencatatkan skor 142 pada tes IQ Stanford-Binet, menempatkannya dalam persentil ke-99,7," ujarnya

Kepala Eksekutif Mensa Inggris, John Stevenage mengaku sangat terkesan dengan upaya anak cerdas termuda ini. Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Bagus sekali kepada Haryz atas undangannya untuk bergabung dengan Mensa. Dia jelas pemuda yang sangat cerdas dan kami senang menyambutnya di Mensa,” katanya. 

Tes Mensa IQ dirancang untuk anak-anak dan orang dewasa di atas 10 setengah tahun. Untuk anak-anak kurang dari 10 tahun, mereka harus dinilai oleh seorang psikolog pendidikan untuk menentukan skor IQ mereka. Dan untuk menjadi anggota Mensa Inggris, seorang individu harus 'menunjukkan IQ dalam dua persen populasi teratas. Demikian menurut situs web Mensa.

Juru bicara Mensa Charles Brown mengatakan, seiring dengan evaluasi oleh seorang psikolog, skor Haryz pada Stanford-Binet memainkan peran besar dalam penerimaannya terhadap Mensa Inggris. "Tes terdiri dari kombinasi matematika, membaca, menghafal, dan pertanyaan berpikir logis," jelasnya. 

 

Baca juga:

Masya Allah, Dua Gadis Kecil Ini Rela Tempuh Jarak 10 KM Demi Belajar Alquran

 

Ibu Haryz, seorang insinyur yang tinggal di Durham, Inggris, mengatakan keluarganya tahu bahwa dia istimewa bahkan sebelum masuk Mensa.

"Dia sangat khas dan usianya baru 3 tahun. Dia sangat suka melukis, membaca buku, termasuk seni dan kerajinan. Dia suka bermain Lego dan Play-Doh terutama dan ketika dia tidak melukis atau membangun. Haryz juga suka bernyanyi. Kami sangat bangga dan bahagia untuk Haryz. Dia tidak hanya bagus di bidang akademis, tetapi dia juga seperti anak-anak lain yang suka bermain dan tumbuh dewasa. Kami tahu ia akan memberikan banyak manfaat untuk masyarakat di masa depan," jelasnya. (Mr/mvslimfeed)


Back to Top