Hikmah Virus Corona, Warga China Jadi Lebih Rajin Ibadah

gomuslim.co.id – Wabah virus Corona membuat masyarakat dunia heboh. Virus yang dikenal sebagai Covid-19 ini telah mengakibatkan 2.663 orang di China daratan meninggal dunia. Meski demikian, wabah ini ternyata memberikan hikmah tersendiri bagi warga China. Mereka menjadi lebih rajin beribadah.

Salah satunya, seperti warga Caohe yang berlokasi tidak jauh dari kota Wuhan yang menjadi titik awal penyebaran epidemi virus tersebut. Mereka menjadi lebih bersemangat untuk pergi ke tempat ibadah, baik Masjid maupun Gereja. Fenomena tersebut lantas dinilai sebagai kejadian langka, mengingat China dikenal sebagai negara komunis.

Seorang Antropolog di Xi’an Jiaotong - Liverpool University di Suzhou, Wu Keping mengatakan bahwa 10 tahun lalu warga luar mungkin tidak mudah menemukan warga China terlibat dalam kegiatan keagamaan. “Sekarang orang menganggapnya normal (red-ibadah),” ujar Keping seperti dilansir dari publikasi New York Times, Selasa (25/2/2020).

 

Baca juga:

Bantu Penanggulangan Virus Corona, Komunitas Muslim China Sumbang Rp1,79 M

 

Ia menilai, warga tersebut berdoa sebagai bentuk perlawanan terhadap epidemi virus yang hingga akhir Februari 2020 ini sudah menewaskan ribuan orang di negaranya.

Tidak hanya berdoa, warga juga melakukan ibadah serta membuka donasi sumbangan hingga berhasil mengumpulkan dana sebesar 30 juta dolar Amerika Serikat setara Rp 416 miliar lebih.

Upaya warga ini, kata Keping, mencerminkan kebangkitan agama selama puluhan tahun di negara tersebut. Wabah virus corona juga semakin meningkatkan kepercayaan bahwa kelompok-kelompok berbasis agama memberikan alternatif terhadap korupsi yang telah menjangkiti pemerintah.

“Awal Februari ini, tujuh rumah ibadah bawah tanah di Beijing mengumpulkan donasi yang terkumpul sebesar 10.000 dolar Amerika untuk membeli masker wajah dan diberikan kepada mereka yang ada di Wuhan,” ungkapnya.

Sayangnya, aksi itu tidak direspons baik oleh pejabat pemerintah di China. Setelah mengirim donasinya pada 5 Februari 2020 lalu, polisi bahkan sempat memanggil para pemimpin agama untuk diinterogasi dan meminta mereka menghentikan kegiatan penggalangan dana itu.

Namun saat ini, banyak kelompok agama terutama yang telah terdaftar di pemerintah telah melakukan hal itu. Menurut angka terbaru dari situs web mereka, Asosiasi Buddhis Cina telah menyumbang 14 juta USD untuk perang melawan virus corona. Asosiasi Protestan 10 juta USD, Asosiasi Islam 4,5 juta USD, asosiasi Katolik 1,5 juta USD dan asosiasi Tao 1,9 juta USD. (mga/NYT)

 

Baca juga:

Perangi Virus Corona, KSRelief Saudi Siapkan Bantuan Medis ke China


Back to Top