Ini Alasan Khabib Nurmagomedov Tolak Bertarung Selama Ramadhan

gomuslim.co.id – Petarung Muslim UFC, Khabib Nurmagomedov mengungkapkan alasan menolak bertarung selama bulan Ramadhan tahun ini. Penolakan tersebut dilakukan karena Khabib ingin lebih fokus beribadah menjalankan Puasa di bulan suci. Meski demikian, ia akan tetap mengikuti latihan secara rutin demi menjaga ketahanan tubuhnya.

Dilansir Middle Easy, Rabu (11/3/2020), MMA Junkie-USA Today melaporkan juara bertahan Ultimate Fighting Championship (UFC) kelas ringan ini sedianya akan bertarung melawan Tony Ferguson di UFC 249 pada 18 April 2020 mendatang. Laga itu nanti akan jadi penutup aksi Khabib sebelum ia mengambil rehat karena bakal fokus menjalani ibadah.

“Saat Ramadhan, saya menarik diri dari program latihan meskipun tetap menjalani sedikit latihan. Saya menghabiskan waktu bersama keluarga, orang tua, pergi ke masjid, dan beribadah. Selain itu saya juga sedang berpuasa nanti. Sungguh sangat berat dan sangat berbahaya (untuk bertarung dan berlatih intensif). Sepanjang hari, saya tidak minum dan tidak makan. Cedera bisa saja datang. Itulah alasan saya tidak boleh terlalu banyak melakukan kontak dan berlatih tanpa sparring. Kondisi itu pun sudah sangat berat,” ujar Khabib.

Katanya, bulan Ramadan adalah bulan suci umat Islam yang terdiri dari 29 sampai 30 hari di mana umat Muslim berpuasa dari pagi sampai petang. Hal tersebut jelas membuat para atlet bela diri kesulitan, terutama yang berpuasa.

 

Baca juga:

Ini Doa Khabib Nurmagomedov untuk Muslim Uighur

 

Khabib, yang pada awal kariernya sering cedera, mengatakan bahwa ia lebih baik tidak ‘menghajar’ dirinya di saat ia lemah dan dehidrasi. "Ramadhan, saya sedikit tidak latihan. Saya menghabiskan waktu dengan keluarga, ke masjid, sholat, dan berpuasa. Tentunya saya berlatih juga. Tapi kami tidak banyak melakukan latihan kontak dan sparring. Cedera bisa lebih cepat datang," ungkapnya di Las Vegas.

Mengenai latihan setelah bulan Ramadhan, Khabib menjelaskan bahwa ia kerap bertarung beberapa bulan setelah Ramadhan selesai. "Setelah Ramadhan, kami butuh 45 hari pemulihan karena kita bertarung pada level yang tinggi, maka oleh karena itu kami harus selalu fokus. 40, 45 hari setelah Ramadhan kami (para atlet) butuh istirahat lebih karena banyak hal seperti waktu dan apa yang dimakan berubah," tutup atlet asal Rusia tersebut.

Untuk diketahui, duel Khabib melawan Ferguson merupakan duel paling bergengsi di tahun ini. Laga ini merupakan laga yang telah lama dinanti mengingat sudah ada empat pembatalan sebelum duel ini digelar. (hmz/middleasy/kumparan/dbs)

 

Baca juga:

Kejuaraan UFC Miliki Dua Petarung Muslim Penguasa Kelas


Back to Top