BWA Siap Resmikan Wakaf Sarana Air Bersih di Dusun Sukoharjo Bantul

gomuslim.co.id – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret, Badan Wakaf Alquran (BWA) akan meresmikan sarana wakaf air bersih di Dusun Sukoharjo Argodadi, Bantul, Yogyakarta pada 15 Maret 2020 mendatang.

Peresmian wakaf sarana air bersih tersebut menandai selesainya perjuangan puluhan tahun dusun Sukoharjo, desa Argodadi untuk bisa memperoleh air bersih. Selama ini, khususnya di musim kemarau, warga harus menempuh jalan terjal dan licin demi mencapai dusun Dumpuh yang berjarak 500 meter. 

Kondisi ini diperberat dengan keharusan mereka menenteng jerigen berkapasitas 20-30 liter. Dalam sehari, mereka harus bolak balik 3-4 kali demi memperoleh air bersih. Dropping air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta belum banyak membantu kesulitan mereka.

Sementara di musim hujan, air yang terkumpul di bak penampungan sering keruh dan tak layak konsumsi sehingga mereka harus tetap berjalan ke dusun Dumpuh untuk mengambil air minum.

Adapun untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK), penduduk dusun biasanya berjalan menuju sungai besar yang terletak di perbatasan dusun. Bahaya pun mengintai penduduk setempat karena jalan menuju sungai licin dan terjal, belum lagi jika malam tiba karena jalanan yang dilalui gelap.

 

Baca juga:

Peringati Hari Air Sedunia, Komunitas Muslim dan Kristen Inggris Galang Dana untuk Amal 

 

Warga bukannya tak pernah berusaha. Beberapa tahun lalu mereka mencoba menggali sumur-sumur bor di pinggir sungai dengan kedalaman 9 meter. Lokasi ini dipilih dengan harapan tempat tersebut merupakan daerah resapan air yang mampu mengalirkan air ke dalam bak penampung. Namun, ternyata debit air yang diperoleh sangat kecil, hanya 0,1 liter/detik.

Berdasarkan hal tersebut itulah, BWA tergerak untuk membebaskan warga dari beban memperoleh air bersih. Melalui project Water Action for People, BWA berkomitmen untuk menuntaskan persoalan air bersih di seluruh pelosok Indonesia.

Sebelumnya, BWA sudah melakukan serangkaian survei untuk menentukan titik pengeboran pada 11 November 2019 lalu. Kemudian, BWA pun mulai melakukan pengerjaan pembuatan sumur bor. Dengan menggandeng CV Rizqi Jaya Abadi sebagai mitra pengeboran, sumur bor dengan kedalaman 100 meter dapat diselesaikan dalam waktu 15 hari. 

Lancarnya pengeboran sumur tersebut tak lepas dari dukungan warga setempat. Sekitar 40 warga berkumpul di lokasi, berdoa, berzikir, dan membaca Al-Qur’an bersama agar proses pengerjaan sumur bor berjalan lancar. Mereka juga membentuk kelompok kecil untuk menjaga dan memantau lokasi pengeboran. Kebahagiaan mereka tercurah sempurna saat proses pumping-test yang memakan waktu hampir 8 jam, mampu mengalirkan air dengan debit 1,25 liter per detik.

“Alhamdulillah, airnya sekarang sudah lancar. Terima kasih BWA dan para wakif. Semoga Allah membalas dengan pahala. Kami sangat bahagia dengan adanya air ini karena sudah bertahun-tahun kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat kemarau,” ujar Ketua Paguyuban Air di Argodadi, Wagino.(mga/rls)

 

Baca juga:

BWA Indonesia Bagikan Puluhan Ribu Alquran di Sorong Papua Barat


Back to Top