10 Masjid di Singapura Mungkin Terpapar Corona, Jamaah Diminta Pantau Kesehatan

gomuslim.co.id – Setelah menghadiri pertemuan keagamaan besar di sebuah masjid di Kuala Lumpur, lima warga Singapura kembali dan dinyatakan positif COVID-19. Sebelumnya, kelima jamaah tersebut telah mengunjungi 10 masjid di Singapura selama masa infeksi.

Dilansir dari Straits Times, Senin (16/3/2020), Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) dalam sebuah pernyataan mengatakan orang yang mengunjungi masjid-masjid ini selama jangka waktu tertentu mungkin telah terkena kasus COVID-19.

Masjid yang terkena dampak tersebut diantaranya Masjid Al-Iman, Masjid Al-Muttaqin, Masjid Hajjah Fatimah, Masjid Hajah Rahimabi Kebun Limau, Masjid Kassim, Masjid Petempatan Melayu Sembawang, Masjid Sultan, Masjid Al-Mawaddah, Masjid Jamae (Chulia), dan Masjid Al-Istiqamah.

 

Baca juga:

Maksimalkan Pencegahan Corona, Otoritas Tutup Masjid Al-Aqsa dan Golden Dome 

 

Kasus-kasus (pasien) yang dikonfirmasi telah mengunjungi masjid-masjid ini di berbagai periode waktu mulai tanggal 3 hingga 11 Maret. MUIS menyarankan jamaah yang telah mengunjungi masjid-masjid ini memantau kesehatan mereka selama dua pekan sejak kunjungan terakhir mereka ke masjid yang terkena dampak.

Jamaah diimbau tetap waspada terhadap gejala demam atau pernapasan seperti batuk, sakit tenggorokan, pilek atau sesak napas, dan segera melakukan pemeriksaan medis jika mereka memiliki gejala ini atau merasa tidak sehat. Mereka juga harus mengenakan masker dan menghubungi klinik sebelum kunjungan untuk memberi tahu dokter klinik tentang kehadiran mereka di kegiatan yang terkena dampak terkait dengan kasus COVID-19 yang dikonfirmasi.

Menteri Urusan Muslim, Masagos Zulkifli pun mendesak warga Singapura yang ingin menghadiri pertemuan serupa di luar negeri untuk meninjau rencana mereka karena langkah-langkah jarak sosial mungkin tidak diterapkan secara ketat oleh penyelenggara. "Jika Anda memutuskan pergi atau silakan laporkan diri Anda kepada pihak berwenang setelah Anda kembali," ujanya melalui postingan media sosial Facebook.  

Ia mengungkapkan, saat ini adalah masa-masa yang sulit, tetapi pihaknya telah mengerahkan semua sumber daya untuk mencegah virus ini. Dalam pernyataannya, Dewan juga mengingatkan anggota masyarakat bertanggung jawab secara sosial dan melakukan kebersihan pribadi. (mga/StraitsTimes)

 

Baca juga:

Upaya Cegah Corona, Dewan Muslim Inggris Imbau Jamaah Agar Tetap di Rumah


Back to Top