Begini Perjuangan Perawat Muslim di Inggris yang Positif Corona Usai Rawat Pasien

gomuslim.co.id – Seorang perawat Muslim asal Walsall, Inggris, Areema Nasreen sedang berjuang melawan virus corona (COVID-19) yang menjangkit dirinya akibat tertular pasca mengabdikan diri untuk merawat orang lain. Kondisi Areema kini sedang kritis di rumah sakit Walsall, tempat ia bekerja selama 16 tahun terakhir.

Areema mengalami gejala sejak 10 hari terakhir yang dimulai dengan sakit tubuh, suhu tinggi dan batuk-batuk. Setelah melakukan pengecekan, ia ternyata positif COVID-19 yang kemudian disusul dengan penyakit pernafasan cukup parah.

“Saudariku merupakan perawat luar biasa. Ia yang selalu di garis depan untuk membantu banyak orang, kini telah terserang virus ini. Dia sakit kritis di ICU, menggunakan ventilator dan berjuang untuk hidupnya,” ujar saudara perempuan Areema yang bernama Kazeema seperti dilansir dari publikasi Birmingham Live, Selasa (24/3/2020).

“Aku ingin semua orang tahu betapa berbahayanya ini. Adik saya baru berusia 36 dan biasanya sehat dan bugar. Orang tidak menganggap ini cukup serius. Dia masih muda, jadi ini bukan hanya orang tua yang berisiko,” lanjutnya.

 

Baca juga:

Mufti Inggris Keluarkan Panduan Baru Cegah Corona, Hanya Lima Orang Boleh Jamaah di Masjid

 

Areema yang juga tinggal di Walsall telah mendorong lebih banyak orang, terutama Muslim untuk masuk keperawatan. “Saya ingin berpikir bahwa saya dapat menginspirasi orang lain. Saya menangis setiap pagi karena saya sangat bahagia sehingga akhirnya saya menyadari impian saya menjadi perawat. Aku akan mendesak siapa pun yang membaca ini untuk tidak menyerah,” ujar Areema.

Areema sendiri telah memenuhi syarat pada Januari tahun lalu sebelum mengambil pekerjaan sebagai Staf Perawat di Unit Medis Akut Rumah Sakit Walsall Manor. “Saya sangat beruntung memiliki peran ini dan benar-benar menyukainya,” imbuhnya.

Diketahui, pda 22 Maret 2020 lalu, sekitar 78.340 orang telah diuji di Inggris. Menurut Pemerintah Inggris, 72.657 di antaranya dinyatakan negatif dan 5.683 positif. Sedangkan 281 pasien di Inggris yang dites positif COVID-19 telah meninggal. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pada 11 Maret, wabah COVID-19 sebagai pandemi. (mga/AboutIslam)

 

Baca juga:

Tekan Penyebaran Corona, FMO Inggris Imbau Kurangi Kunjungan ke Masjid

 


Back to Top