COVID-19 Melanda, Warga Turki Sembelih Ratusan Domba untuk Bantu Dhuafa

gomuslim.co.id – Pandemi COVID-19 menjadi momentum bagi masyarakat untuk saling tolong menolong. Salah satunya seperti aksi masyarakat Turki baru-baru ini. Mereka menyembelih sekitar 180 ekor domba untuk dibagikan kepada para warga yang membutuhkan pangan.

Selain menyembelih domba, warga juga bersama-sama memanjatkan doa agar pandemi COVID-19 segera berakhir. Penyembelihan ratusan domba itu berlangsung di sejumlah kota di Turki, diantaranya kota Hakkari, Guzelkonak, Korgan, Uzumkirin, Tatlica, Durak, Alkeva, Yufkali.

"Pemberian sedekah ini untuk membantu mereka yang membutuhkan saat terjadi bencana. Kami ingin mengawali dan memberi contoh ibadah penyembelihan di kota-kota kami. Tujuan kami di balik ini adalah untuk memberikan sedekah," ujar salah satu anggota parlemen Turki, Hakki Tore seperti dilansir dari publikasi Yeni Safak, Ahad (29/3/2020).

 

Baca juga:

Turki Hentikan Salat Berjamaah di Masjid Karena Corona 


Hakki Tore berharap pandemi COVID-19 bisa segera berakhir dan tidak menyebar di Turki. "Kami berharap cobaan ini berakhir. Insya Allah, itu tak akan menyebar di Negara kita. Kami melakukan ini atas permintaan warga di kota kami. Tujuan dan sasaran kami harus terhindar dari penyakit ini. Dalam konteks ini, kami mendistribusikan hewan yang disembelih kepada yang membutuhkan di kota-kota terdekat. Semoga Tuhan menerimanya,” harapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Turki telah mengkarantina 10 ribu jemaah yang baru kembali dari Arab Saudi setelah melaksanakan ibadah umrah. Karantina dilakukan sejak para jemaah kembali ke negara tersebut pada Sabtu (14/3/2020) lalu untuk meminimalisir penyebaran virus corona.

Menteri Kesehatan Turki, Fahrerin Koch mengatakan satu orang jemaah yang kembali dari ibadah umrah pada pekan lalu dinyatakan positif COVID-19. Untuk itu, seluruh jemaah yang baru kembali dari Arab Saudi akan terlebih dahulu dikarantina di ibu kota Ankara.

Selain itu, Turki juga telah menghentikan layanan salat berjamaah di masjid sampai risiko wabah virus Corona berlalu. Hal ini disampaikan Kepala Direktorat Agama Turki, Ali Erbas, Senin (16/3/2020) lalu. Meski demikian, Erbas mengatakan bahwa masjid tetap akan terbuka untuk individu yang ingin beribadah atau berdoa.

Pemerintah juga telah meningkatkan langkah-langkah menghentikan penyebaran virus tersebut. Di antaranya dengan menutup sekolah dan universitas, serta mengadakan acara olahraga tanpa penonton. (mga/YeniSafak/dbs)

 

Baca juga:


Back to Top