Profesor Muslimah Asal Singapura Buat Alat Tes COVID-19 Tercepat di Dunia, Cukup 5 Menit

gomuslim.co.id - Sejumlah ilmuwan mulai tergerak untuk melakukan upaya menghadapi pandemi COVID-19 yang mendunia. Salah satunya seperti yang dilakukan Profesor Jackie Ying, seorang mualaf asal Singapura yang bertugas menjadi kepala Lab NanoBio di Agensi untuk Sains, Teknologi dan Penelitian.

Bersama timnya, Prof Ying telah menciptakan alat untuk mendeteksi apakah seseorang positif virus corona (Covid-19) hanya dalam 5 menit. Alat ini diklaim akan menjadi yang tercepat jika telah disetujui pihak berwenang.

Dilansir dari Straits Times, Ahad (29/3/20), mereka akan menyerahkan tes ini ke pihak berwenang untuk mendapatkan persetujuan dalam waktu satu bulan ini.

 

Baca juga:

Prediksi Ulama Yaman soal Virus Corona Puluhan Tahun Lalu

 

Alat ini berfungsi mencari bahan genetik virus dalam sekresi pasien yang dikumpulkan dari kapas. Sampel ini kemudian dimasukkan ke dalam perangkat portabel yang akan memberikan hasil dalam waktu sekitar lima hingga 10 menit, menggunakan metode amplifikasi yang sangat cepat yang mereka beri nama 'Cepat'.

"Kami telah melakukan beberapa validasi klinis awal di Rumah Sakit Wanita dan Anak-Anak KK menggunakan sampel pasien nyata, dan menemukan tes itu sangat sensitif dan akurat. Setelah disetujui, teknologi tersebut dapat digunakan untuk membuat kit semacam itu untuk digunakan di rumah sakit. Itu juga akan diadaptasi untuk digunakan di klinik dokter umum," kata Prof Ying.

 

Baca juga:

Ilmuwan Muslim Ini Ternyata Penemu Virus Corona

 

Prof Ying mengatakan dia dan tim ilmuwannya telah bekerja tanpa lelah selama sekitar enam minggu untuk melakukan tes cepat.

Asisten Professor Hsu Li Yang, pemimpin program untuk penyakit menular di Universitas Nasional Singapura, Saw Swee Hock School of Public Health, mengatakan bahwa ada banyak tes diagnostik dan peralatan yang sedang dikembangkan di Cina dan AS, serta yang dilakukan oleh perusahaan lokal seperti MiRXES dan Veredus Laboratories, dan itu adalah masalah waktu sebelum yang dari luar negeri tersedia di sini. (Mr/Straitstimes)


Back to Top