Stok Darah Nasional Menipis, Muslim Calgary Kanada Gelar Aksi Donor Darah

gomuslim.co.id – Maraknya pandemi COVID-19 membuat orang-orang lupa kebutuhan persediaan darah bagi pusat medis. Di Kanada, ketersediaan unit darah telah terpengaruh akibat pandemi. Hal tersebut diungkapkan Canadian Blood Services (CBS).

CBS mengumumkan, sejak awal pekan ini, mereka khawatir tentang kemungkinan kekurangan darah karena negara terus berjuang melawan COVID-19. Melalui siaran pers yang dikirim pada pekan lalu, CBS mengatakan inventaris nasional golongan darah O negatif dan tipe B hanya dapat bertahan selama lima hari.

Melihat kondisi tersebut, Calgary Association of Muslim Association of Canada (MAC) pun mulai bergerak. Mereka mengorganisir aksi donor darah pada Sabtu (28/3/2020) lalu.

Perwakilan dari MAC mengatakan, sebelumnya mereka harus mempertimbangkan kembali soal aksi tersebut lantaran COVID-19. Tetapi, pejabat CBS memberi mereka lampu hijau dan mengatakan bahwa mereka akan mengambil langkah-langkah khusus untuk membuatnya aman dalam donor darah.

"Awalnya kami memanggil mereka (CBS) untuk membatalkan, tetapi mereka bersikeras untuk terus melakukannya karena ini adalah saat di mana kita benar-benar membutuhkan donor darah dan unit darah karena ada kekurangan darah di Kanada," ujar Perwakilan Perikatan Sipil MAC, Ibrahim Jadalowen kepada CTV News, dikutip dari About Islam, Senin (30/3/2020).

 

Baca juga:

Komunitas Muslim Indonesia di AS Tetap Lakukan Rutinitas Keagamaan Lewat Medsos

 

Setelah percakapan itu, kata Jadalowen, MAC pun mengadakan lebih banyak diskusi yang kemudian memutuskan untuk melanjutkan aksi tersebut lantaran masyarakat akan membutuhkannya.

Transfusi darah yang untuk tujuan medis pun, kata dia, diperbolehkan dalam Islam karena Muslim diperintahkan untuk memberi makan orang yang lapar, merawat yang sakit, dan menyelamatkan nyawa orang.

Selain itu, menurutnya, diperbolehkan pula mengambil darah dari non-Muslim dan diizinkan untuk memberikan darah kepada non-Muslim. Hal-hal ini terkait dengan kehidupan manusia.

Selanjutnya, pada awal bulan ini, badan amal Muslim Kanada akan meluncurkan permohonan untuk menyediakan perlengkapan kebersihan bagi orang-orang yang rentan di masyarakat.

Diketahui, menurut perkiraan terbaru oleh WorldOMeter, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 668.705 dan membunuh 31.065 lainnya. Sedangkan menurut National Post, ada 5.655 dikonfirmasi dan dugaan kasus COVID-19 di Kanada pada pukul 4:00 pagi pada tanggal 29 Maret 2020. (mga/AboutIslam)

 

Baca juga:

Pandemi COVID-19 Belum Usai, Komunitas Muslim AS Mulai Diskusikan Program Ramadhan


Back to Top