Nasrullah Magnet Rizki Bagikan Metode 'Garpu Tala' untuk Pasien Corona, Begini Penjelasannya

gomuslim.co.id – Penulis buku Magnet Rezeki, Ustadz Nasrullah, membagikan metode 'Garpu Tala' sebagai bagian dari upaya memutus rantai penyebaran COVID-19 di masyarakat. Metode tersebut dibagikan dalam video berjudul “Kabar Gembira!! Telah Di Temukan ‘VAKSIN’ Corona” di akun YouTube Nasrullah Magnet Rezeki.

“Bismillah, Virus Corona insya Allah akan bisa tertangani,” ungkap Nasrullah dalam video Youtube miliknya dikutip gomuslim, Rabu (1/4/2020).

Ustadz Nasrullah menjelaskan metode ‘Garpu Tala’ sangat membantu bagi percepatan penyembuhan pasien corona. Ia mengaku bersama beberapa dokter ikut memberikan pelatihan tentang cara melakukan metode ‘Garpu Tala’ kepada masyarakat sejak 9 tahun lalu.

“Testimoni dari metode yang saya kembangkan ini sudah sembuh dari berbagai macam penyakit seperti kanker paru, kanker nasofaring, bypass jantung, dan banyak lagi. Insya Allah metode ini juga mampu memberikan penyembuhan dan memutus rantai penyebaran COVID-19,” tuturnya..

Dalam isi video tersebut itu juga, Nasrullah menyampaikan permohonan maaf karena terlalu cepat dan berani mengambil kesimpulan tentang ‘vaksin’ corona yang dianggapnya mampu menghilangkan corona.

“Sebenarnya sah-sah saja saya membagikan video ini, karena seluruh dunia saat ini sedang berpacu menemukan vaksin dari virus yang dampaknya memang luar biasa. Bukan hanya pada kesehatan tapi juga terhadap perekonomian,” ujarnya.

 

Baca juga:

Negatif Corona, Saudi Pulangkan Lebih Dari 2.500 Orang Setelah Masa Karantina

 

Ia mengaku setelah ramainya wabah COVID-19 yang semakin meluas, banyak membernya yang dinyatakan positif COVID-19 menghubunginya dan menerapkan metode ‘Garpu Tala’ tersebut.

“Member yang dinyatakan COVID-19 yang telah di rawat dan diisolasi, saya coba bimbing dengan metode ‘Garpu Tala’ dari jarak jauh. Alhamdulillah, hasilnya mereka sembuh total,” terangnya.

Nasrullah membeberkan bukti sembuhnya member yang dipandu menerapkan Garpu Tala melalui percakapan chating Whatsapp. Dalam isi chat itu, membernya dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah melakukan isolasi.

“Ada juga dokter dan perawat yang menghubungi saya yang mengaku menggunakan metode ‘Garpu Tala’ dalam menjalankan tugasnya menangani pasien covid-19. Mereka yang berada di garda terdepan ini merasa sangat terbantu dengan penerapan metode ini. Kata dokter dan eprawat yang menghubungi saya, banyak keajaiban yang mereka saksikan,” katanya.

“Saya haqul yakin, seyakin-yakinnya, jika metode ini dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh semua orang di Indonesia. Insya Allah akan terselamatkan, bi idznillah,” harapnya.

Berikut metode ‘Garpu Tala’ untuk pasien corona:

1. Setelah salat Fardhu, pasien harus masih punya wudhu,

2. Ambil Alquran dalam keadaan tertutup,

3. Baca taawudz: “Audzu billahi minasy syaithonir rojiim”,

4. Baca basmallah: “Bismillahirrahmanirrahim

5. Ucapkanlah dengan lirih:

“Ya Allah, keluargaku (sebutkan nama dan binnya) dinyatakan virus corona, Engkaulah yang Maha Menguasai dia, Engkau yang menguasai corona dan semua di jagat raya ini. Aku Ridho, rela apapun yang terjadi. Akupun sadar, ada kesalahan yang aku dan keluargaku perbuat. Namun ya Allah, Engkau juga yang mengirimkan obatnya. Maka melalui perantara Alquran-Mu ini, titipkanlah kepadaku satu ayat yang membuat aku/kami lebih tenang, bisa melalui ujian ini dan mereka keluar dalam keadaan sehat”,

6. Baca surat Al Fatihah,

7. Buka perlahan-lahan Alquran secara acak dengan yakin dan penuh penghormatan dan pengagungan kepada Alquran sebagai firman dari Allah SWT,

8. Ayat yang pertama kali dilihat, tunjuk dengan tangan kanan, lalu baca artinya, sampai yang ayatnya bernada positif. (ayat yang tidak positif, ambil sebagai teguran dan instropeksi diri),

9. Baca ayat itu (menggunakan Bahasa arab) beberapa kali (jumlahnya terserah di depan air),

10. Tiup airnya (dibotol yang masih tersegel. Karena memang tidak diperbolehkan dibuka airnya secara protocol kesehatan),

11. Minumkan ke pasien,

12. Pastikan pasien meminum air dari doa ini,

13. Ayat yang didapat, ditiupkan setiap hari ke air (tidak perlu di ulang dalam membuka ayatnya). Meniup ke air ini kalua bisa dilakukan sebelum matahari terbit (saat udara masih bersih).

14. Teruslah berharap kepada Allah dan Tawakkal kepada-Nya. Ridha apapun yang terjadi. Seluruh keluarga juga mensupport dengan memperbanyak tilawah Alquran.

“Ini adalah tuntunan langkah ‘Garpu Tala’, bagi pasien corona, semoga bisa membantu. Jika Allah izinkan sehat, insya Allah akan menjadi pembuktian Mu’jizatnya dalam Al’quran. Jika Allah tetapkan meninggal dunia, maka yakinlah mendapatkan kesyahidan sesuai sabda Nabi SAW bahwa orang yang meninggal dunia di tengah wabah adalah mati syahid,” demikian katanya.

Kemudian, langkah ‘Garpu Tala’ untuk yang masih sehat:

1. Lakukan hal yang sama untuk keluarga yang masih sehat untuk menjadi perlindungan. Tiap hari minum dengan air doa tersebut,

2. Self Talk-nya bisa diganti dengan:

“Ya Allah, Aku sedang menghadapi ujian berupa wabah corona. Engkaulah yang Maha Menguasai kami, Engkau yang menguasai corona dan semua jagad raya ini. Aku ridho, rela apapun yang terjadi. Akupun sadar, ada kesalahan yang aku dan keluargaku perbuat. Namun ya Allah, Engkau juga yang mengirim obatnya. Maka melalui perantara Alquran-Mu ini, titipkanlah kepadaku satu ayat yang membuat aku/kami lebih tenang, bisa melalui ujian ini dan keluar dalam keadaan sehat”,

3. Tambahkan dengan Doa yang ada di dalam Alquran QS. Al Isra (17) ayat 80 dan QS. Al Kahf (18) ayat 10,

4. Boleh ditambah dengan metode ruqyah,

5. Rendahkan diri serendah-rendahnya di hadapan Allah SWT untuk menggunakan metode ini.

“Catatan saya, saran dan upaya dokter juga harus dipenuhi. Selain itu, anjuran pemerintah pusat juga Majelis Ulama Indonesia tetap harus dijalankan seperti social distance dan lainnya, agar balance,” demikan katanya.

Ia berharap, metode yang ia terapkan ini tidak dijadikan sebagai bahan perdebatan. “Laksanakanlah bagi yang mau dan beriman dengan-Nya. Lalu, perbanyaklah istighfar kepada Allah SWT. Semoga kita selalu diberikan perlindungan dan kesehatan dari-Nya,” pintanya dengan doa.

Untuk diketahui, selain sebagai penulis dan perumus metode Garpu Tala, Nasrullah memiliki latar belakang sebagai peneliti kimia, lulusan Universitas Indonesia. 

Jurnal Ilmiahnya dipublikasi di Malaysia dengan judul “Optimization of CE Separation of Roxarsone and Several Arsenic Compounds”. Dalam lulusannya itu, Nasrullah sudah terbiasa bekerja dengan benda-benda halus yang tidak terlihat oleh mata di berbagai level.

Nama Garpu Tala di ambil dari percobaan gelombang. Dalam hal ini, Alquran-lah yang digunakan sebagai getaran penyembuh dengan metode tertentu yang disampaikan dalam video.

“Seorang mumin sudah pasti tahu bahwa Alquran sudah menjawab semua persoalan di muka bumi, Tidak ada yang tersembunyi, tidak juga membingungkan seperti corona yang telah menimbulkan krisis ini,” pungkasnya. (hmz)

 

Baca juga:

Cendekiawan Muslim Saudi: Air Zamzam, Jintan Hitam dan Madu Alternatif Obat Virus Corona


Back to Top