Baru 13 Tahun, Siswa Muslim Inggris Ini Jadi Korban Meninggal Termuda Akibat COVID-19

gomuslim.co.id – Siswa Muslim asal Inggris menjadi korban termuda dari kasus virus corona (COVID-19). Siswa tersebut meninggal di Rumah Sakit King's College pada Senin (30/3/2020) pagi setelah dinyatakan positif corona pada Jumat (27/3/2020) lalu.

Dilansir dari publikasi Anadolu Agency, Rabu (1/4/2020), seorang pelajar Muslim laki-laki dari Brixton, London, Inggris itu berusia 13 tahun. Awalnya, ia menunjukkan gejala dan kesulitan bernapas sampai akhirnya dirawat di Rumah Sakit King's College. “Dia memakai ventilator dan kemudian koma tetapi sayangnya meninggal kemarin pagi," kata keluarganya.

Siswa itu tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya. Halaman Go Fund Me telah dibuat oleh Madinah College di London untuk membantu biaya pemakamannya.

 

Baca juga:

Wantim MUI Dukung Pemberlakuan Karantina Wilayah, Tapi Ini Syaratnya

 

"Ia baru berusia 13 tahun tanpa masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya dan sayangnya ia meninggal tanpa ada anggota keluarga yang dekat karena sifat infeksi COVID-19 yang sangat menular. Semoga Allah memberikan kesabaran keluarga melalui masa sulit ini dan menjadikannya sarana untuk mendekat kepada-Nya," tulis laman tersebut.

Menurut angka resmi dari pejabat kesehatan, lebih dari 1.800 orang telah meninggal di Inggris karena virus corona, 393 diantaranya dalam 24 jam terakhir. Sepertiga dari semua korban diperkirakan berasal dari ibukota, London.

Menurut Johns Hopkins University yang berbasis di Amerika Serikat, setelah pertama kali muncul di Wuhan, China pada Desember lalu, virus ini telah menyebar ke lebih dari 200 Negara dan wilayah. Data menunjukkan jumlah kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia telah melampaui 850 ribu dengan jumlah kematian lebih dari 41.600 dan lebih dari 176 ribu pemulihan. (hmz/anadoluagency/dbs/rep)

 

Baca juga:

Erdogan Sumbang Tujuh Bulan Gajinya Untuk Penanganan Corona


Back to Top