Rawat Korban COVID-19, Rumah Sakit Persahabatan Palestina-Turki Resmi Beroperasi 

gomuslim.co.id – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan meresmikan pengoperasian Rumah Sakit Persahabatan Palestina-Turki di Gaza, Selasa (31/3/2020). Rumah Sakit tersebut akan digunakan untuk merawat para pasien virus corona (COVID-19).

Rumah Sakit yang selesai dibangun sejak tahum 2017 lalu dan didanai oleh Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA) tersebut memiliki sekitar 180 tempat tidur yang dinilai mampu menampung para pasien COVID-19.

“Rumah Sakit Persahabatan Palestina-Turki di Gaza mulai beroperasi sebagai bagian dari upaya untuk mengekang virus corona baru. Dan kedua pemimpin telah setuju untuk memulai operasi rumah sakit tersebut,” ujar Juru Bicara Pemerintah Palestina, Ibrahim Melhim seperti dilansir dari publikasi Yesi Safak, Rabu (1/4/2020).

 

Baca juga:

Dua Penceramah Positif Corona, Kementerian Awqaf Palestina Tutup Masjid-Masjid di Jalur Gaza

Melhim pun menyampaikan rasa terima kasih Palestina atas upaya berkelanjutan Turki untuk mendukung Palestina. Ia mengungkapkan, otoritas Palestina telah mengkonfirmasi sebanyak 117 kasus virus, termasuk 10 kasus di Jalur Gaza. Sistem kesehatan Gaza pun, kata dia, telah dibatasi oleh blokade 13 tahun Israel di tengah kekurangan obat-obatan dan peralatan. 

Sebelumnya, Palestina mengonfirmasi dua kasus positif virus corona pertama di Jalur Gaza, salah satu kawasan dengan penduduk terpadat. Dua kasus positif tersebut dilaporkan terjadi pada lelaki berusia 30-an. Mereka baru saja kembali dari Pakistan pada Sabtu (21/3) sebelum akhirnya didiagnosis positif Minggu (22/3).

Otoritas kesehatan Gaza menyebut dua pasien ini dalam kondisi stabil dan sedang dalam masa karantina di kota perbatasan Rafah. "Mereka dalam kondisi stabil. Semua yang pernah berhubungan dengan kedua orang itu juga telah dikarantina," katanya dalam keterangan.

Sekolah, pasar dan gedung di Gaza telah ditutup pada dua minggu terakhir untuk meminimalkan risiko penularan virus corona. (mga/YeniSafak)

 

Baca juga:

Khawatir Pandemi COVID-19, Palestina Batalkan Peringatan Great March of Return


Back to Top