Lindungi Pelanggan, Provinsi Asir di Arab Saudi Minta Restoran Berlakukan Layanan Pesan Antar

gomuslim.co.id – Otoritas Provinsi Asir di Arab Saudi memberlakukan kebijakan delivery order bagi seluruh restoran yang ada. Hal tersebut dilakukan guna melindungi pelanggan dari penyebaran virus corona (COVID-19) yang kini mewabah di sejumlah wilayah.

Dilansir dari publikasi Saudi Press Agency (SPA), Senin (6/4/2020), pemerintah setempat sudah mengimbau kepada seluruh restoran untuk mengemas makanan secara aman dan terjamin ketika mengirimkan paket makanan.

Langkah tersebut dimaksudkan untuk melindungi pelanggan dari bahaya COVID-19 yang dinilai tengah mengancam kesehatan umat manusia. Selain itu, Kotamadya juga telah meluncurkan layanan khusus bagi para orang tua dan orang disabilitas di tengah pandemi COVID-19.

Sebelumnya, Otoritas Makanan dan Obat-obatan Saudi (SFDA) juga telah meluncurkan layanan elektronik berupa chatbot WhatsApp bernama Sarah dan aplikasi bernama Tameni yang berkontribusi untuk mempromosikan kesadaran kesehatan dan komunikasi interaktif yang juga tetap memperketat kontrol dan memfasilitasi kinerja bisnis.

Hal itu berdasarkan saran dari pakar medis terhadap pemerintah untuk bisa tetap memberikan layanan melalui sarana digital yang membuat Otoritas Saudi menekankan rekomendasi tersebut selama diberlakukannya kebijakan lockdown akibat wabah pandemi COVID-19. 

 

Baca juga:

Otoritas Pangan Saudi Terapkan Layananan Digital Selama Lockdown


Sampai Ahad (5/4/2020), Arab Saudi telah mengonfirmasi 2.385 kasus infeksi virus corona (COVID-19). Jumlah itu mengalami peningkatan sebanyak 206 kasus dibandingkan sehari sebelumnya.

Sementara, total pasien yang meninggal dunia di kerajaan itu kini berjumlah 34 jiwa. “Lima orang telah meninggal dunia dalam 24 terakhir,” demikian pengumuman Departemen Kesehatan Arab Saudi.

Penduduk dunia yang meninggal dunia secara global akibat wabah virus corona (COVID-19) naik menjadi 65.272 jiwa. Jumlah itu berdasarkan data hasil penghitungan yang dikumpulkan AFP hingga malam tadi, pukul 19.00 WIB dari sumber-sumber resmi.

Lebih dari 1.206.480 kasus positif infeksi COVID-19 dikonfirmasi di 190 negara dan wilayah, sejak epidemi itu pertama kali muncul di Wuhan, China, Desember lalu. Dari kasus-kasus tersebut, sekitar 233.300 di antarnya dinyatakan sembuh saat ini. (mga/ArabNews/dbs)

 

Baca juga:

Sterilkan Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi Saudi Kerahkan 3.500 Pekerja


Back to Top