Baznas Kota Bekasi Salurkan Rp570 Juta untuk Renovasi Musala di 12 Kecamatan

gomuslim.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi menyalurkan bantuan senilai 570 juta rupiah untuk renovasi musala di 12 kecamatan. Penyaluran dilakukan kepada Unit Pengelola Zakat (UPZ) yang kemudian akan dilanjutkan kepada DKM. Jumlah bantuan Baznas sebesar 10 juta rupiah masing-masing musala dengan total 57 musala se-Kota Bekasi.

Kepala Baznas Kota Bekasi, H Paray Said mengatakan program renovasi musala ini merupakan yang ke-5 kalinya dilaksanakan dalam program tahunan. Program ini dilakukan guna memberikan kenyamanan dan kekhusyuan dalam beribadah kepada umat Islam saat ingin melaksanakan salat pada bulan Ramadhan.

Kepala Baznas Kota Bekasi, H Paray Said

“Program ini pasti diberikan menjelang ramadhan kepada musala yang harus melakukan perenovasian dengan tujuan memberikan kenyamanan beribadah,” ungkap Haji Paray, sapaan akrabnya kepada gomuslim, Jumat (10/4/2020).

Ia menegaskan, pendistribusian ini bukan untuk dilakukan pembangunan musala baru melainkan fokus kepada perenovasian saja. Selain itu, ia menjelaskan, penyaluran bantuan itu hanya fokus kepada musala karena dinilai musala sedikit menerima sodaqoh dari jamaah.

 

Baca juga:

Gandeng Puskesmas, Baznas Kota Bekasi Siap Semprot Disinfektan di Pemukiman Warga

 

“Kalau musala biasanya pembangunan dari swadaya masyarakat doang tuh. Musala juga tidak melaksanakan salat Jumat, pasti penerimaan sodaqoh juga terbilang kecil. Makanya, musala kami nilai sebagai tempat ibadah yang patut menerima bantuan untuk dapat direnovasi demi kekhusyuan ibadah di bulan Ramadhan nanti,” terangnya.

Selain pendistribusian dana renovasi 57 musala, Baznas Kota Bekasi juga menyalurkan 36 gerobak dan tambahan modal senilai 1,5 juta rupiah kepada UKM di Kota Bekasi yang dinilai sangat membutuhkan bantuan.

Baznas Kota Bekasi juga distribusikan bantuan gerobak dan dana tunai kepada UKM

“Melalui tim UPZ, kami meminta mereka untuk mensurvey di wilayah mereka, mana saja para pengusaha ekonomi menengah bawah yang gerobaknya rusak dan sangat membutuhkan bantuan modal. Dari situlah, kami mendapatkan data 36 UKM yang membutuhkan gerobak baru untuk melanjutkan usahanya,” pungkas H Paray. (hmz)

 

Baca juga:

Bantu Pemerintah Cegah COVID-19, Baznas Kota Bekasi Semprot Disinfektan di 12 Kecamatan


Back to Top