Muhammadiyah Lamongan Galakkan Program Lumbung Pangan Saat Pandemi COVID-19

gomuslim.co.id – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menjaga ketahanan pangan dengan menjalankan program lumbung pangan. Program tersebut dimulai dari pembagian sembako keluarga pasien COVID-19 yang sedang karantina mandiri, juga kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

Sekretaris LPB PDM Lamongan, Afan Alfian mengatakan, Lazismu kabupaten Lamongan mulai membagikan paket sembako ke berbagai titik yang ada di kota Lamongan.

"Hari ini ada dua titik yang menjadi fokus utama kami, pagi ini di Lamongan, sore nanti kami bagikan di sekitaran daerah babat. Seluruh Relawan MCCC-19 serta Amil Lazismu Daerah kabupaten Lamongan bahu membahu menghimpun dana dan menyediakan stok pangan bagi warga terdampak, utamanya mereka yang saat ini harus menjalani karantina mandiri karena keluarga nya ada yang positif COVID-19," ucap Afan, Jumat (10/4/2020).

Sementara itu Sujudna, Ketua Lazismu Lamongan, mengatakan pada tahap awal ini Lazismu telah mengemas sebanyak 300 paket sembako. Paket sembako ini akan dibagikan kepada sasaran yang secara ekonomi paling terdampak wabah COVID-19. Pada tahap awal di kota Lamongan, untuk berikutnya akan menyasar ke desa-desa.

"Rinciannya beras 1200 kg, mie instan 2000 pcs, minyak dan kebutuhan pokok lain. Dan sedang dalam proses sekitar 1200 paket sembako, jadi total insya Allah 1500 paket yang akan kita bagikan," ungkapnya.

 

Baca juga:

Lewat Lazismu, FIDKOM UIN Jakarta Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji dan Mubaligh

 

Lebih rinci, Irvan Shaifullah, Manajer Lazismu Lamongan menyampaikan bahwa ada beberapa orang yang diprioritaskan untuk menerima sembako ini. Para tukang becak, penjual makanan keliling, pengemudi ojek, pedagang asongan, kuli, pekerja sektor informal dan lainnya menjadi sasaran pembagian bantuan sembako ini.

"Secara prioritas penerima sembako ini diantaranya, pertama Keluarga pasien positif COVID-19 yang melakukan karantina. Kedua, keluarga PDP dan ODP yang melakukan karantina, ketiga difabel, dhuafa, fakir miskin, Pedagang kecil yang terdampak secara ekonomi, Keempat janda lansia yang punya usaha dan terlilit hutang serta Masyarakat miskin terdampak lainnya," sambungnya.

Total sementara, donasi yang terkumpul mencapai 80 juta, Program penanganan COVID-19 ini tidak hanya bagi bagi sembako, tapi juga pembagian sabun cuci tangan gratis kepada seluruh masjid, APD untuk tenaga medis dll, sambungnya 

"Mewakili seluruh tim relawan yang bertugas kami sampaikan terima kasih sebanyak banyaknya kepada seluruh donatur yang mempercayakan pembayaran ZIS nya kepada Lazismu. Semoga Allah membalas kebaikan bapak ibu dermawan semua," pungkasnya. (hmz/muhammadiyah)

 

Baca juga:

Wakil Ketua LPB Muhammadiyah: Tidak Mudik untuk Hindari COVID-19 Adalah Jihad Kemanusiaan


Back to Top