World Hijab Day 2019, Momentum Berhijab Para Muslimah

gomuslim.co.id - “Hijab Tanpa Nanti, Taat Tanpa Tapi” adalah kutipan yang menarik dan cukup terkenal. Ya, karena sebagai muslimah, berjilbab sudahlah menjadi sebuah kewajiban yang tidak bisa ditawar. Artinya, berhijab adalah sebuah resiko dari keimanan pada Allah. Ketentuan yang pasti, bahwa ketika menjadi muslimah maka sudah wajib baginya berhijab. 

Dengan itu, hijab juga dapat dikatakan identitas bagi muslimah. Titik pembeda antara sesorang yang muslim atau bukan. Sebuah pembeda dalam pandangan visual, karena Islam bahkan mengatur adab berpakaian pun berhijab. 

Itulah yang melatarbelakangi, Nazma Khan hijaber asal New York yang hidup dan besar di lingkungan minoritas muslim untuk mengkampanyekan World Hijab Day yang ia mulai sejak 2013 lalu. Dengan slogannya yang terkenal yaitu ‘Breaking Stereotypes, Shattering Boundaries’ Nazma ingin seluruh dunia tau bahwa hijab adalah kewajiban bagi wanita muslim sehingga tidak ada prasangka atau pandangan yang kurang baik bagi wanita berhijab.

Berawal di negaranya, kini sudah 45 negara di dunia ikut merayakan gerakan ini, dimana para muslimah mengajak semua orang yang tertarik untuk mencoba memakai hijab. Jadi alih-alih berprasangka, orang lain diharapkan merasakan kenyamanan memakai hijab.

Indonesia pun turut ikut serta dalam kampanye dunia ini. Mengingat Indonesia adalah negara dengan jumlah muslim terbesar, tentunya membuat muslimah di Indonesia tergerak untuk mengadakan gelaran ini. Tahun-tahun sebelumnya di berbagai daerah di Indonesia, para muslimah yang tergabung dalam komunitas ikut merayakan WHD di titik pusat keramaian.

 

Kenapa Masih Banyak Yang Enggan Berhijab?

Berbeda dengan Nazma, saya adalah muslimah yang lahir dan besar di lingkungan yang islami, dan tentu saya tidak asing pada hijab. Justru saya malah aneh melihat wanita muslim tak berhijab. Saya yang naif ini seringkali merenung, dan mencoba menerka alasan muslimah yang masih enggan berhijab. Meski mungkin masuk ke ranah pribadi, namun sebagai sesama muslim dengan keyakinan bahwa berdakwah juga merupakan hal yang wajib, saya sulit menampik pikiran itu.

Mungkin kurangnya alasan yang kuat, sehingga menyebabkan wanita muslim tidak terlalu yakin untuk memutuskan berhijab, dimana hijab juga sering dianggap sebagai penghalang atas aktivitas.

Atau bisa jadi, karena hijab masih dianggap gaya lama, old fashion, mematikan gaya, membatasi mode, dan sebagainya. Akui atau tidak, kalau menengok beberapa tahun yang lalu memang demikian adanya. Desain baju muslimah terbatas, begitu-begitu saja dan kurang eksplor. Begitulah.

Maka, ada kebahagiaan tersendiri setiap kali saya melihat gelaran kampanye berhijab sebagaimana yang telah dilakukan Nazma dan menular di berbagai negara dan daerah. Dengan tak ragu bahkan ikut bergabung, menyebar flyer fisik di pusat keramaian seperti car free day, memberi bunga tanda kasih, menebar stiker ajakan berhijab, baik online maupun offline. Karena saya kira,setiap kita wajib mengingatkan dan dapat melalui media apa saja.

Apresiasi besar pula bagi para designer muslimah dengan karyanya menampik anggapan hijab yang kuno. Pakaian muslimah dan hijab berbagai model menjadi begitu mudah ditemui dengan kisaran harga dari menengah hingga ke atas pun tersedia.

Upaya-upaya yang kerap kita lakukan, dalam rangka menebarkan pemahaman bahwa hijab bukanlah sebuah batas, akan menjadi sebuah amal shaleh seperti Allah janjikan. 

Sebagaimana Allah katakan dalam QS Ali Imron: 110 yang artinya:

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.

 

Muslimah, Makhluk Yang Indah

Secara fitrah, wanita diciptakan dengan segala yang indah, bentuk lekuk tubuh, paras, suara bahkan selera wanita selalu yang indah-indah. Namun bersamaan dengan itu, wanita juga diberi kewajiban menutup keindahan itu.

Mungkin tidak mudah, untuk menutup keindahan yang secara naluri ingin sekali kita tampakkan pada dunia. Tapi, menutup aurat adalah sebuah bentuk ketaatan atas keyakinan. Juga tentang seberapa kita konsisten memegang teguh komitmen atas keimanan kita pada Allah, Azza Wa Jalla.

Besar harapan, World Hijab Day ini dapat menjadi momentum bagi banyak muslimah yang belum menutup auratnya dengan sempurna. Menemukan alasan mengapa harus berhijab serta tentunya action tanpa nanti.

Wallahu A'lam Bishawab

 

 

 

Novi Nusaiba

Alumni UIN Raden Intan Lampung


Back to Top