Ini Panduan Sholat Tahajud untuk Muslim

gomuslim.co.id- Salah satu ibadah yang bernilai tinggi dalam Islam adalah mendirikan shalat sunah Tahajud. Shalat ini mempunyai manfaat yang sangat banyak bagi setiap muslim, apalagi jika dilakukan secara rutin setiap malam.

Berikut, gomuslim merangkum panduan dan tata cara shalat tahajud dari berbagai sumber:

Pengertian

Shalat tahajud atau Qiyamul Lail ini dilaksanakan pada sepertiga malam. Secara umum, cara melaksanakan shalat Tahajud ini masih sama dengan cara mengerjakan shalat-shalat pada umumnya. Hanya saja terdapat perbedaan bacaan niat shalatnya saja.

Sedangkan pengertian Shalat Sunah Tahajud sendiri adalah Shalat Sunah yang dikerjakan malam hari setelah bangun tidur dengan jumlah raka’at minimal 2 Raka’at dan maksimal tidak terbatas yang masing-masing pada raka’at kedua di barengi dengan Salam.

Waktu Shalat Tahajud

Secara spesifik, ada tiga pilihan waktu yang bisa dilaksanakan. Pertama adalah di awal malam atau lebih tepatnya antara waktu Isya’ dan pukul 10 malam. Waktu ini merupakan sepertiga malam pertama.

Waktu yang kedua adalah tengah malam atau antara pukul 10 malam dan 1 pagi. Waktu kedua ini disebut dengan dua pertiga malam. Dan pilihan waktu yang ketiga adalah akhir malam yang berlangsung antara pukul 1 dini hari hingga menjelang subuh. Waktu ini disebut dengan sepertiga malam terakhir.

Niat Untuk Sholat Tahajud

Niat menjalankan sholat Tahajud sebenarnya cukup pendek sehingga dapat diingat dengan mudah. Niat tersebut dalam bahasa latin adalah Ushollii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa. Artinya yaitu “Aku (berniat) shalat tahajud 2 rakaat karena Allah Ta’ala”.

Secara ringkas, tata caranya sama dengan shalat sunnah dua rakaat pada umumnya, yaitu:

Niat

Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah

Membaca surat Al Fatihah

Membaca surat atau ayat Alquran. Rasulullah biasa membaca surat yang panjang-panjang.

Ruku’ dengan tuma’ninah

I’tidal dengan tuma’ninah

Sujud dengan tuma’ninah

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

Sujud kedua dengan tuma’ninah

Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua

Membaca surat Al Fatihah

Membaca surat atau ayat Alquran. Rasulullah biasa membaca surat yang panjang.

Ruku’ dengan tuma’ninah

I’tidal dengan tuma’ninah

Sujud dengan tuma’ninah

Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

Sujud kedua dengan tuma’ninah

Tahiyat akhir dengan tuma’ninah

Salam

Demikian diulangi hingga empat kali salam (delapan rakaat). Kemudian berdoa. Dan setelah itu ditutup dengan shalat witir 3 rakaat.

Doa Sholat Tahajud

 

Doa sholat tahajud dalam teks latin di bawah ini:

ALLAAHUMMA LAKAL HAMDU ANTA QAYYIMUS SAMAA WAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTA MALIKUS SAMAA WAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTA NUURUS SAMAAWAATI WAL ARDHI WA MAN FIIHINNA. WA LAKAL HAMDU ANTAL HAQQU, WA WA’DUKAL HAQQU, WA LIQAA’UKA HAQQUN, WA QAULUKA HAQQUN, WAL JANNATU HAQQUN, WANNAARU HAQQUN, WANNABIYYUUNA HAQQUN, WA MUHAMMADUN SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WASALLAMA HAQQUN WASSAA’ATU HAQQUN. ALLAAHUMMA LAKA ASLAMTU, WA BIKA AAMANTU, WA ‘ALAIKA TAWAKKALTU, WA ILAIKA ANABTU, WA BIKA KHAASHAMTU, WA ILAIKA HAAKAMTU, FAGHFIRLII MAA QADDAMTU, WA MAA AKH-KHARTU, WA MAA ASRARTU, WA MAA A’LANTU, WA MAA ANTA A’LAMU BIHIMINNII. ANTAL MUQADDIMU, WA ANTAL MU’AKHKHIRU, LAA ILAAHA ILLAA ANTA, WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH

Arti Doa Sholat Tahajud

 “Wahai Allah! Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar),janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itu benar(ada). Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Jumlah Rakaat Dalam Sholat Tahajud

Jumlah rakaat minimal dalam sholat Tahajud yaitu dua rakaat dua kali salam sedangkan untuk batas maksimalnya bisa disesuaikan kemampuan masing-masing.

Rasulullah SAW melaksanakan sholat tahajud dengan 1 atau 3 rakaat witir. Beliau pernah sholat tahajud 8 rakaat dengan 3 rakaat witir. Beliau juga pernah sholat tahajud 8 atau 10 rakaat dengan 1 rakaat witir.

Sholat tahajud dianjurkan untuk dilaksanakan dengan dua rakaat satu salam. Sedangkan, aturan untuk pelaksanaan sholat witirnya disesuaikan dengan jumlah rakaat yang dilaksanakan.

Misalnya, untuk 3 rakaat witir, ada dua pilihan yang bisa dikerjakan. Pertama, 3 rakaat sekaligus dengan 1 salam. Kedua, 2 rakaat dahulu lalu salam kemudian 1 rakaat lalu salam.

Hukum Sholat Tahajjud

Hukum dari shalat tahajud adalah sunnah mu'akkad, yaitu sangat di anjurkan. Sebab, menurut hadis nabi, shalat yang paling utama dikerjakan setelah shalat fardu adalah shalat tahajud. (foto:bersamadakwah) 

Wallahua’lam bi shawab

Sumber : Hasan bin Ali as-Saqqaf. 2004. Shalat Seperti Nabi: Petunjuk Pelaksanaan Shalat Sejak Takbir Hingga Salam. Bandung: Pustaka Hidayah