Begini Kemudahan Sedekah dan Zakat Online Lewat Kitabisa.com

gomuslim.co.id - Sahabat gomuslim, apa kamu sering belanja online? atau bolak balik scroll buka ponsel pintar hanya mengecek media sosial ? Mulai sekarang, yuk kita lebih bijak menggunakan media sosial. Daripada menghabiskan uang untuk belanja online atau buang-buang waktu di stalking media sosial, mending kita ikut sedekah online.

Sedekah online menjadi angin segar bagi netizen Indonesia. Biasanya, program tersebut menjadi gerakan bersama-sama mengumpulkan uang atau yang biasa kita sebut patungan. Tapi, ini dilakukan dengan pembayaran online. Seperti yang dilakukan teman-teman Kitabisa.com.

Kepada gomuslim, Public Relation Kitabisa.com, Alvi Anugerah mengatakan bahwa Kitabisa.com merupakan website untuk galang dana dan donasi secara online yang transparan di Indonesia. Pada perkembangannya, platform ini juga mewadahi orang-orang yang ingin berzakat dan berkurban.

Aplikasi Kitabisa.com bisa didownload melalui Playstore di Android. Untuk menjadi user, cukup mendaftar dengan syarat memiliki KTP dan email. Sampai saat ini, terdata lebih dari satu juta user atau orang baik yang ikut menggalang dana di Kitabisa.com.

Alvi menjelaskan, Kitabisa.com jalan sebagai projek sosial mulai tahun 2013. Namun, pada akhir 2014, Kitabisa sudah menjadi PT dan Yayasan. “Sampai hari ini, ada lebih 15 ribu penggalangan dana yang dibikin di Kitabisa. Seluruh Indonesia, bahkan ada juga galang dana di luar negeri,” ujarnya.

Secara nominal, Kitabisa.com berhasil menghimpun dana sekitar Rp 460 miliar. Uang amanah publik yang ditampung di Kitabisa tersebut nantinya akan disalurkan kepada golongan masyarakat yang membutuhkan.

Gagas Program Zakat Hub Bersama BAZNAS

Guna memudahkan masyarakat untuk berzakat, Kitabisa.com bekerjasama dengan BAZNAS membuat program Zakat Hub. Melalui program ini, Kitabisa mengajak umat untuk turut serta memberdayakan potensi-potensi orang-orang, komunitas, atau organisasi yang masuk dalam golongan asnaf (berhak mendapatkan zakat).

“Kita bikin simple semua prosesnya, tanpa mengurangi esensi zakat itu sendiri dari perspektif agama. Selama ini kan orang kalau di zakat online itu, dia hanya zakat online aja tanpa mengetahui zakatnya itu buat siapa. Nah, dengan adanya fitur Zakat Hub di Kitabisa.com ini, para muzaki bisa mengetahui penyaluran zakatnya ke siapa aja,” jelasnya.

Lebih lanjut, Alvi menerangkan, para donatur dapat memilih penyaluran lokasi zakat yang diberikan. Misalnya mau zakat ke warga dhuafa di Cilincing, untuk santri dhuafa penghafal Alquran, atau pendidikan anak pemulung. “Setiap kampanye galang dana jelas, ada keterangan sudah terkumpul berapa dan sisa hari penggalangan dananya juga terlihat,” ungkapnya.

Transparan dan Mudah

Berdonasi dan berzakat di Kitabisa.com juga sangat mudah dan transparan. Para donatur dapat melihat jelas siapa saja yang ikut menggalang dana dalam sebuah kampanye. Namun, donatur juga bisa menggunakan nama asli sendiri atau anonim ketika sudah melakukan transfer donasi.

“Jadi di fitur update ini, kalau si penggalang dana nulis, otomatis akan terkirim ke semua donatur yang ada di sini. Jadi gak hanya donasi atau zakat, terus selesai gitu aja. Tapi akan ada laporan setiap sebulan sekali, donasi atau zakat yang ditunaikan disalurkan ke siapa dan ke mana.  Progresnya dikabarin sebagai bentuk komitmen transparansi kita,” tuturnya.

Selain itu, fitur zakat di Kitabisa.com juga menyediakan sistem buat user atau calon muzaki untuk mengetahui berapa zakat yang harus dikeluarkan. “Kalau misalkan zakat profesi, biasanya nanti masukin nominal gaji berapa, pendapatan lain, terus berapa hutang atau cicilan yang dimiliki, nanti langsung keluar kewajiban zakatnya berapa saat itu juga. Setelah dihitung langung bayar zakat,” tutupnya. (jms)

 

Tonton juga:

Gaya Baru Zakat dan Sedekah Online via KitaBisa.com

  

 

  

 


Back to Top