#PanduanKurban

Ini Lima Tips Memilih Kambing dan Domba untuk Kurban

gomuslim.co.id – Kurban merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Para ulama sepakat bahwa hukum berkurban adalah sunnah muakkad (sunnah yang dikuatkan/dianjurkan) khususnya bagi umat Islam yang mampu dan berkecukupan.

Kesempatan menjalankan ibadah kurban tentunya menjadi hal yang istimewa. Hal ini mengingat kurban hanya dilaksanakan setahun sekali, yakni mulai tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Nilai pahala ibadah kurban pun lebih utama dibandingkan sedekah biasa.

Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah maka sesungguhnya itu adalah berasal dari ketakwaan hati.” (QS. Al Hajj : 32)

Sahabat gomuslim, hewan yang dibolehkan untuk kurban diantaranya adalah domba, kambing, sapi dan unta. Bagi sebagian masyarakat muslim Indonesia domba dan kambing menjadi pilihan. Lantas, bagaimanakah memilih kambing dan domba terbaik untuk kurban? Berikut tipsnya:     

 

1. Pilih hewan yang bagus, sehat dan gemuk

Tujuan kurban adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Maka memilih hewan kurban haruslah yang terbaik dari jenisnya. Misalnya domba dan kambing, pilihlah yang paling bagus dan gemuk. Karena ini pun sunnah dan sangat dianjurkan oleh Nabi Saw.

Dalam hadis riwayat Imam Ahmad, Albaihaqi dan Hakim disebutkan bahwa Nabi Saw. bersabda; “Sesungguhnya kurban yang paling dicintai Allah adalah hewan paling mahal dan paling gemuk.”

Para sahabat Nabi SAW merawat hewan kurban dengan baik hingga gemuk sebelum disembelih. Sebelum Idul Adha tiba, mereka sudah mempersiapkan hewan kurban dan merawatnya terlebih dahulu hingga gemuk. Hal ini sebagaimana dikisahkan dalam hadis riwayat Imam Bukari dalam kitab Shahihnya;

“Yahya bin Said berkata; ‘Saya mendengar Abu Umamah bin Sahl berkata; ‘Kami menggemukkan hewan kurban di Madinah dan kaum Muslim yang lain juga menggemukkan.”

Maka dari itu, memilih hewan kurban hendaknya pastikan hewan sehat. Lihat bulunya bersih dan tidak kusam, lincah, nafsu makan baik, suhu tubuh normal, lubang kumlah (mulut, mata, hidung, telinqa dan anus) bersih dan normal.

 

2. Pilih hewan yang sudah cukup umur

Sebelum membeli kambing atau domba, tanya dan lihatlah hewan tersebut. Apakah sudah cukup umur sesuai syariat atau belum. Karena, hewan kurban harus sudah mencapai umur tertentu. Kambing atau domba dengan bermacam-macam jenisnya, diperkirakan umurnya 1 sampai 2 tahun.

Namun, kika belum sampai pada umur tersebut di atas akan tetapi secara fisik menyamai atau lebih besar dari yang sampai umur maka hal tersebut diperkenankan.

Sabda Nabi SAW, “Empat macam binatang yang tidak sah dijadikan kurban adalah rusak matanya, sakit, pincang, dan kurus yang tidak berdaya” (HR Ahmad).

Nabi juga bersabda, “Janganlah kamu menyembelih untuk kurban melainkan yang telah berganti gigi, kecuali jika sukar didapatkan, maka boleh yang berumur satu tahun dari domba” (HR Muslim).

 

 

Baca juga:

Kandang Qurban, Marketplace Penyedia Hewan Kurban Berkualitas Terbaik dari Peternak Lokal

 

 

3. Lihat gigi kambing dan domba

Perhatikan gigi dari hewan ternak tersebut sebelum anda memilih dan membeli. Hewan kurban harus sudah mengalami pergantian gigi seri depan dan bawah. Biasanya, karakter gigi susu kecil dan runcing, sedangkan gigi tetap dari hasil pergantian adalah besar dan rata.

Jika hewan sudah berusia satu tahun, ada sepasang gigi tetap yang bisa dilihat. Pastikan juga sebagian gigi hewan tidak rontok, misalnya gigi seri atau gigi taring. Namun, jika sejak lahir hewan tersebut tidak memiliki gigi maka tidak dimakruhkan. Jadi, selain umur dan gemuk, perhatikan juga gigi dari hewan untuk kurban.

 

4. Bebas dari cacat

Hewan untuk kurban haruslah bebas dari cacat. Maka anda harus pastikan keempat hal ini, mulai dari kambing atau domba yang dipilih tidak bermata sebelah atau buta, tidak pincang yang sangat, tidak amat kurus, dan tidak berpenyakit yang parah.

Dari Al Bara’ bin ‘Azib RA, ia berkata, “Rasulullah SAW pernah berdiri di tengah-tengah kami dan berkata, “Ada empat cacat yang tidak dibolehkan pada hewan kurban:

(1) buta sebelah dan jelas sekali kebutaannya, (2) sakit dan tampak jelas sakitnya, (3) pincang dan tampak jelas pincangnya, (4) sangat kurus sampai-sampai seolah tidak berdaging dan bersum-sum.”

(Dikeluarkan oleh yang lima (empat penulis kitab sunan ditambah dengan Imam Ahmad). Dishahihkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Hibban.

Jika hewan kurban terdapat cacat dari empat hal diatas, maka dianggap tidak layak untuk kurban.

 

5. Telinga dan tanduknya masih utuh

Usahakan memilih kambing atau domba yang telinga dan tanduknya masih utuh. Jangan sampai sebagian atau keseluruhan telinganya terpotong, dan tanduknya pecah atau patah. Karena hal ini yang menyebabkan makruh dipakai untuk kurban.


Wallahu’alam Bishawab



Sumber:

Islamqa, Konsultasi Syariah

Muh Jurianto. Fikih Kurban. Ciputat: el Bukhari Institute

Buya Yahya. Fiqih Qurban. Cirebon: Pustaka Al Bahjah

Ammi Nur Baits. Panduan Kurban Praktis

 

 

 

Baca juga:

Jual Hewan Kurban Kualitas Terbaik, Ini Daftar Harga di Kandang Qurban

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top